alexametrics

Ogah Bali Dicap Tertinggi Kasus Corona RI, Koster: Saya Nilai Kurang Pas

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Ogah Bali Dicap Tertinggi Kasus Corona RI, Koster: Saya Nilai Kurang Pas
Gubernur Bali, I Wayan Koster. (Antara)

"Sebenarnya saya nilai kurang pas, karena Bali itu di posisi di bawah peringkat 10, peringkat 11, dibandingkan daerah lain..."

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster menyangkal jika wilayahnya disebut sebagai salah satu penyumbang angka pasien Covid-19 terbesar di Indonesia karena masih banyak wisatawan yang datang.

Koster mengacu pada data kumulatif kasus Covid-19 sejak Maret 2020, Bali kini berada di posisi 11 ranking penyebaran pandemi.

"Jadi sebenarnya kalau dikatakan Bali ini berkontribusi banyak terhadap penambahan kasus secara nasional. Sebenarnya saya nilai kurang pas, karena Bali itu di posisi di bawah peringkat 10, peringkat 11, dibandingkan daerah lain," kata Koster dalam diskusi virtual BNPB, Jumat (8/1/2021).

Koster meyakini meski cukup banyak wisatawan yang datang ke Bali saat libur panjang, protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap disiplin.

Baca Juga: Terus Melonjak, Kasus Corona di Indonesia Hari Ini Tembus 808.340 Orang.

"Terjadi peningkatan tetapi tidak banyak sebenarnya, rata-rata dalam satu minggu ini 30-an orang per hari kasus baru, jadi enggak banyak, tingkat kesembuhannya tinggi 90 persen lebih, yang meninggal itu sangat terkendali, rata-rata 5 orang per hari," klaimnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, Bali berada di posisi ke-11 dengan jumlah kasus positif kumulatif sebanyak 18.874 orang (2,3 persen), 16.977 sembuh, dan 552 meninggal dunia.

Komentar