Diperintahkan untuk Berfoto, Sebuah Pusat Rehabilitasi HIV Tolak Donasi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 11 Januari 2021 | 14:20 WIB
Diperintahkan untuk Berfoto, Sebuah Pusat Rehabilitasi HIV Tolak Donasi
Ilustrasi bantuan sembako. [Foto: Beritajatim.com]

Suara.com - Sebuah panti rehabilitasi HIV membatalkan donasi yang diberikan sekelompok orang setelah menolak untuk mengambil foto barang-barang yang diberikan.

Menyadur World Of Buzz, Senin (11/1/2021) sekelompok orang ingin menyumbangkan bahan makanan ke tempat penampungan yang menampung orang yang mengidap HIV.

Para donatur tersebut secara khusus ingin mengambil foto pihak panti dan orang yang menerima bantuan untuk tujuan yang tidak ditentukan oleh pemilik rumah.

Seorang warganet, Pang Khee Teik, membagikan kisah tersebut di halaman Facebooknya dan menyematkan tangkapan layar percakapan antara donatur dan penerima.

Di percakapan tersebut, pihak donatur menyampaikan niatnya untuk membagikan bahan makanan sebelum lockdown, namun harus menyiapkan sebuah meja untuk mengambil gambar bantuan tersebut.

Namun, pihak panti menolaknya dan menyarankan untuk mengambil foto bahan makanan yang disumbangkan, tanpa orang-orang yang ada di tempat tersebut.

"Kami harus menjaga identitas dan kenyamanan mereka karena stigma dan diskrimasi terhadap orang yang hidup dengan HIV," tulis pihak panti di percakapan tersebut.

Namun pihak donatur terus mendesak agar mengambil gambar para penerima bantuan tersebut, jika tidak bantuan tersebut batal diberikan.

"Jika kami tidak diizinkan untuk mengambil foto, kami tidak bisa membantu Anda. Tolong konfirmasi atau kami batalkan," ujar donatur.

Secara tegas, pihak pengelola panti menolak bantuan tersebut dan menjelaskan jika akan memberikan bantuan tidak perlu mengambil gambar.

"Tolong batalkan. Kami tidak akan membantu Anda mengambil gambar siapapun yang hidup dengan HIV," tegasnya.

Pang Khee Teik juga ikut menuliskan agar para donatur untuk menghilangkan kebiasaan mengambil gambar saat memberikan donasi.

"Kita tidak boleh membiasakan mengambil foto sebagai syarat menerima donasi dan memaksa orang melakukan hal-hal yang tidak mereka sukai, hanya demi menerima donasi." tulis Pang Khee Teik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sopir Ngeyel Terjang Banjir, Sebuah Mobil Nyaris Hanyut Terbawa Arus

Sopir Ngeyel Terjang Banjir, Sebuah Mobil Nyaris Hanyut Terbawa Arus

News | Minggu, 10 Januari 2021 | 21:18 WIB

Dikira Warung, Pria Ini Asyik Makan Bareng Keluarga di Hajatan Orang

Dikira Warung, Pria Ini Asyik Makan Bareng Keluarga di Hajatan Orang

Batam | Sabtu, 09 Januari 2021 | 14:37 WIB

Antrean Panjang Dikira Warung, Pria Ini Ternyata Makan di Hajatan Orang

Antrean Panjang Dikira Warung, Pria Ini Ternyata Makan di Hajatan Orang

News | Sabtu, 09 Januari 2021 | 13:57 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB