Nahas, Tangan dan Muka Balita Ini Digigit Komodo di Rumahnya Sendiri

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:53 WIB
Nahas, Tangan dan Muka Balita Ini Digigit Komodo di Rumahnya Sendiri
Ilustrasi Komodo. Seorang balita di Manggarai Barat digigit komodo hingga tangannya putus dan mukanya terluka serius. (Shutterstock)

Suara.com - Nasib nahas dialami Febianto (4,5) balita di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (16/1/2021). Muka dan tangannya digigit komodo saat bermain di rumahnya. Mirisnya lagi, tangan Febrianto putus setelah digigit hewan yang kini dilindungi tersebut.

Peristiwa mengerikan ini terjadi saat Febrianto asyik bermain di rumah panggung miliknya pada Sabtu siang.

“Kejadian jam 14.00 Wita siang tadi,” kata salah satu keluarga korban Ihsan Abdul Amir (26) kepada wartawan di RSU Siloam Labuan Bajo seperti dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (16/1/2021).

Saat itu, korban sedang bermain tali nilon seakan-akan sedang memancing. Namun, korban tidak menyadari jika di bawah rumah mereka, yang berbentuk rumah panggung, sedang ada satwa komodo.

Tak diduga, tangan kiri Febianto langsung digigit Komodo hingga korban terjatuh. Sang ibu pun langsung keluar dari dalam rumah saat mendengar suara gaduh dan mendapati anaknya sudah terluka dan bercucuran darah.

Seorang bocah mengalami luka serius akibat digigit komodo. [Foto:Ist/Digtara]
Seorang bocah mengalami luka serius akibat digigit komodo. [Foto:Ist/Digtara]

Ihsan menjelaskan, komodo berukuran sedang tersebut menggigit pergelangan tangan korban hingga putus. Bahkan, pergelangan tangan korban yang putus sempat dibawa oleh komodo tersebut.

Tak hanya itu, potongan dari pergelangan hingga jari korban tampak tergeletak tak jauh dari lokasi kejadian. Selain menggigit tangan, komodo itu juga menggigit wajah korban hingga korban mengalami luka serius pada bagian wajah korban.

“Satu tangan langsung digigit komodo hingga putus. Ada luka bekas gigitan pada bagian wajah di pelipis, sampai beberapa sentimeter,” ujarnya.

Setelah kejadian nahas tersebut, korban langsung dibawa ke Puskesmas Bantu (Pustu) Desa Komodo dan dirujuk ke RS Siloam Labuan Bajo. Hingga kini, korban masih dirawat intensif di UGD RS Siloam Labuan Bajo.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Komodo Mau Masuk Kawasan PLTD, Publik Kritik Pemerintah

Viral Video Komodo Mau Masuk Kawasan PLTD, Publik Kritik Pemerintah

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 20:38 WIB

Seribu Ekor Komodo Sudah Dipasangi Chip

Seribu Ekor Komodo Sudah Dipasangi Chip

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 21:27 WIB

KLHK: Populasi Komodo Terus Meningkat

KLHK: Populasi Komodo Terus Meningkat

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 20:34 WIB

Terkini

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:07 WIB

Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko

Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB