Donor Plasma Konvalesen, Maruf Amin: Butuh Solidaritas Tinggi

Siswanto, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 18 Januari 2021 | 20:51 WIB
Donor Plasma Konvalesen, Maruf Amin: Butuh Solidaritas Tinggi
Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengingatkan solidaritas masyarakat melalui donor plasma konvalesen untuk meningkatkan angka kasus kesembuhan pasien Covid-19. 

"Dalam kondisi seperti sekarang ini, solidaritas yang tinggi sangat diperlukan di masyarakat. Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," kata Maruf dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen, hari ini.

Transfusi plasma konvalesen merupakan metode yang dilakukan dengan mendonorkan antibodi SARS-Cov-2 yang terbentuk secara alami dalam tubuh para penyintas Covid-19.

Terapi plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 sudah dilakukan di Cina, Argentina, dan Amerika Serikat. Bahkan Food and Drug Administration  Amerika Serikat pada Agustus 2020 juga sudah mengizinkan penggunaan plasma konvalesen sebagai salah satu terapi bagi penderita Covid-19.

"Hasil penelitian maupun praktik penggunaan plasma konvalesen di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia dan Kementerian Kesehatan, serta beberapa rumah sakit utama di Jakarta, Yogyakarta dan Malang juga menunjukkan efikasi yang tinggi, yaitu antara 60 sampai 90 persen," kata dia.

Pelaksanaan donor plasma konvalesen, kata dia, harus mendapat dukungan sistem data yang terintegrasi antara rumah sakit dan PMI untuk mengetahui data penyintas Covid-19 atau potensi calon donor.

Kemudian penambahan peralatan atau mesin apheresis untuk pengolahan darah di Unit Donor Darah yang menerima pelayanan donor plasma konvalesen.

"Hal ini sebagai wujud peduli kemanusiaan dalam membantu menyelamatkan nyawa manusia sehingga diharapkan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19," kata dia.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan PMI sudah melakukan donor plasma konvalesen Covid-19 sejak Mei 2020.

baca juga

Sejak Mei 2020, PMI telah mendonorkan sekitar 7 ribu plasma konvalesen kepada penderita Covid-19 atau sekitar 40 ribu per hari.

"Ini masih sangat kurang dibanding kebutuhan, tiap hari di seluruh RI minta kurang lebih 200, yang bisa kita penuhi 40-50 per hari," kata JK.

Perlu jumlah pendonor hingga lima kali lipat dari sekarang untuk memenuhi permintaan dari berbagai rumah sakit. Tiga orang pendonor bisa menyelamatkan tiga sampai enam pasien Covid-19 sehingga meningkatkan angka kesembuhan Covid-19, kata JK.

"Jadi merupakan amal luar biasa sebagaimana juga alam sampaikan semua penyakit ada obatnya, maka salah satu obatnya plasma konvalesen," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:49 WIB

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 18:16 WIB

Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah

Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:33 WIB

Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah

Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 19:50 WIB

Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya

Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:54 WIB

Maruf Amin Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatannya di MUI, Ada Apa?

Maruf Amin Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatannya di MUI, Ada Apa?

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:40 WIB

Geger PBNU: Klaim Restu Ma'ruf Amin Dibantah Keras Keluarga, Siapa yang Sah?

Geger PBNU: Klaim Restu Ma'ruf Amin Dibantah Keras Keluarga, Siapa yang Sah?

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:47 WIB

Presiden Prabowo Cium Tangan Ma'ruf Amin Saat Menyambanginya, Ini Isi Obrolannya

Presiden Prabowo Cium Tangan Ma'ruf Amin Saat Menyambanginya, Ini Isi Obrolannya

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 18:27 WIB

Dua Jempol SBY dan Sapaan Jokowi-Iriana di Momen Upacara Kemerdekaan di Istana

Dua Jempol SBY dan Sapaan Jokowi-Iriana di Momen Upacara Kemerdekaan di Istana

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 13:53 WIB

Ma'ruf Amin Tagih Utang ke Prabowo

Ma'ruf Amin Tagih Utang ke Prabowo

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:28 WIB

Terkini

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB