Sepekan Pasca Gempa Mamuju, Warga Masih Trauma Berada di Dalam Rumah

Erick Tanjung

Kamis, 21 Januari 2021 | 16:00 WIB
Sepekan Pasca Gempa Mamuju, Warga Masih Trauma Berada di Dalam Rumah
Warga Desa Lombong terdiri dari anak dan orang tua tidur di kandang ayam usai diguncang Gempa Sulbar. [Pojokcelebes.com]

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Jumat (15/1/2021) dinihari menyisakan trauma yang dalam bagi warga setempat.

Gempa yang berpusat enam kilometer timur laut Kabupaten Majene 2.98 LS-118.94 BT pada kedalaman 10 kilometer, dan telah merobohkan banyak bangunan serta menyebabkan puluhan korban jiwa itu meninggalkan luka psikis warga di dua kabupaten di Sulbar.

"Sampai saat ini saya belum berani berlama-lama di dalam rumah. Setiap berada di dalam rumah, ada perasaan takut dan was-was akan terjadinya gempa lagi," kata seorang warga Mamuju Syukur seperti dilaporkan Antara, Kamis (21/1).

Warga tersebut mengaku, masih bertahan di depan rumahnya bersama para tetangganya yang mencoba bertahan, tidak pergi mengungsi jauh dari kawasan perumahan tempatnya tinggal.

"Kami sempat berfikir untuk mengungsi meninggalkan Kota Mamuju setelah ada informasi bahwa akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar, bahkan akan diikuti tsunami. Kami sempat panik, apalagi para ibu-ibu dan anak-anak. Setelah kami pertimbangkan, akhirnya kami putuskan untuk tetap bertahan di sini," ujarnya.

Bukan hanya para orang tua yang mengalami traumatik pascagempa berkekuatan 6,2 magnitudo itu, namun para anak-anak juga mengalami trauma. Bahkan, kata warga tersebut, anaknya setiap mendengar suara yang keras langsung histeris dan menjerit ketakutan.

"Malam kejadian itu, suasananya sangat mencekam. Saat terjadi gempa, gemuruh tembok yang patah ditambah suara keras benda-benda yang jatuh membuat kami, terlebih anak-anak sangat ketakutan. Inilah yang selalu membayangi kami setiap berada di dalam rumah," ucapnya.

"Sampai saat ini, anak saya mengalami demam, apalagi saat mendengar suara yang keras, demamnya langsung naik. Insya Allah, jika kondisi sudah benar-benar aman, saya akan membawa keluarga refreshing untuk menghilangkan traumatik akibat gempa ini," tutur Syukur.

Warga lainnya Adnan juga mengaku, jika berada di dalam rumahnya yang rusak akibat gempa selalu dibayang-bayangi rasa takut dan khawatir terjadi gempa susulan.

baca juga

Padahal, enam hari pascagempa 6,2 magnitudo itu, hanya beberapa kali terjadi gempa susulan, dengan skala yang lebih kecil. Namun warga kata Adnan, masih selalu dihantui rasa takut akan terjadinya gempa susulan yang lebih besar.

"Setiap berada di dalam rumah, perasaan saya seolah oleng, padahal tidak terjadi gempa. Mungkin ini yang disebut traumatik, sebab kami selalu dibayang-bayangi perasaan takut," tuturnya.

Warga korban gempa di Mamuju berharap, ada pendampingan psikologis di tenda-tenda pengungsian, agar warga korban gempa secara berangsur bisa menghilangkan perasaan traumatis dampak gempa.

"Khususnya untuk anak-anak, perlu pendampingan khusus agar tidak menjadi bayang-bayang mereka kelak," kata Adnan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Gempa Emosi, Sebelum dan Setelah Kunjungan Presiden Jokowi di Mamuju

Korban Gempa Emosi, Sebelum dan Setelah Kunjungan Presiden Jokowi di Mamuju

Sulsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:26 WIB

Ribuan Vaksin COVID-19 Sinovac Hancur karena Gempa Mamuju

Ribuan Vaksin COVID-19 Sinovac Hancur karena Gempa Mamuju

Bali | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:44 WIB

Listrik Padam Pasca Gempa, Sediaan 5.080 Vaksin Sinovac di Mamuju Rusak

Listrik Padam Pasca Gempa, Sediaan 5.080 Vaksin Sinovac di Mamuju Rusak

Sumbar | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:35 WIB

Terkini

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:29 WIB

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

×