Bupati Sleman Terjangkit Covid Padahal Sudah Divaksin, Apa Kata Kemenkes?

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 22 Januari 2021 | 22:56 WIB
Bupati Sleman Terjangkit Covid Padahal Sudah Divaksin, Apa Kata Kemenkes?
Bupati Sleman, Sri Purnomo memberi keterangan pada wartawan seusai meninjau Barak Pengungsian Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Sabtu (7/11/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Suara.com - Juru bicara pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 -19 Siti Nadia Tarmizi memberikan penjelasan soal Bupati Sleman Sri Purnomo yang mengumumkan diri positif Covid-19 pada Kamis (21/1/2020), kemarin, padahal tujuh hari sebelumnya (Kamis, 14 Januari) telah disuntik vaksin.

"Bapak Sri Purnomo benar sudah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk suntikan pertama pada tanggal 14 Januari 2021. Untuk suntikan pertama pada tanggal 14 Januari 2021 namun beliau memang belum mendapatkan suntikan kedua," kata Nadia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/1/2021).

Nadia menjelaskan vaksin Sinovac yang bernama Coronavac merupakan vaksin yang berisi virus mati atau inactivated, "jadi hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi."

"Jika melihat rentang waktu dari bapak bupati, maka sangat mungkin pada saat Bapak Bupati divaksinasi, beliau ini berada dalam masa inkubasi Covid-19. Dimana tentunya sudah terpapar virus Covid-19 tapi tidak menunjukkan gejala secara alamiah." 

Secara alamiah, kata Nadia, waktu antara paparan dan munculnya gejala atau load virus itu sedang tinggi-tingginya sekitar pada lima hari sampai enam hari.

"Hal ini adalah waktu yang pas, karena beliau divaksinasi pada tanggal 14 Januari, sementara hasil pemeriksaan swab PCR beliau positif di tanggal 20 Januari," tutur Nadia.

Nadia menambahkan vaksin Covid-19 membutuhkan waktu 14 sampai 28 hari setelah penyuntikan kedua untuk membentuk antibodi, sementara Purnomo baru menerima satu dosis vaksin.

Efek vaksin suntikan pertama belum muncul, meski Sri Purnomo sudah sepekan divaksinasi.

"Apalagi ini baru satu dosis penyuntikan sehingga belum cukup antibodi yang bisa melawan infeksi Covid-19," kata Nadia.

baca juga

Nadia mengatakan masyarakat harus mengetahui bahwa vaksinasi harus membutuhkan dua kali dosis penyuntikan.

Sebab, sistem imun perlu waktu lewat paparan yang lebih lama untuk bisa mengetahui bagaimana cara efektif untuk melawan virus tersebut.

Suntikan pertama dilakukan untuk memicu respon kekebalan awal yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan suntikan kedua untuk menguatkan respon imun yang telah terbentuk.

"Hal ini memicu respon antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif di masa yang akan datang," tutur Nadia.

Suntikan kedua berfungsi sebagai pusat untuk membentuk antibodi secara optimal. Sehingga imunitas ini, baru akan terbentuk secara baik setelah tiga minggu suntikan kedua.

"Untuk itu perlu dipahami bersama meskipun kita sudah divaksinasi covid19 masih ada resiko terpapar virus covid-19 namun tentunya diharapkan vaksin ini akan dapat mengurangi kemungkinan sakit berat proses pemberian vaksinasi tetap dilakukan seperti yang sudah ditargetkan bagi seluruh masyarakat," kata Nadia.

Nadia berpesan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, meski vaksinasi sudah berlangsung.

"Saya berpesan dengan adanya vaksinasi kita masih punya kewajiban untuk menjalankan protokol kesehatan. Karena selain tetap harus menjaga diri juga masih dibutuhkan waktu bersama-sama bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kita bisa mencapai kekebalan kelompok sehingga upaya 3 M dan serta vaksinasi harus tetap dijalankan secara bersamaan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dakwaan Jaksa: Dana Hibah Pariwisata Sleman Diduga Jadi 'Bensin' Politik Dinasti Sri Purnomo

Dakwaan Jaksa: Dana Hibah Pariwisata Sleman Diduga Jadi 'Bensin' Politik Dinasti Sri Purnomo

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 18:00 WIB

Jadi Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata: Intip Kekayaan Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Tembus Rp12 M

Jadi Tersangka Korupsi Hibah Pariwisata: Intip Kekayaan Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Tembus Rp12 M

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:41 WIB

Jejak Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Dari Guru dan Bupati 2 Periode, Kini Ditahan Korupsi Dana Hibah

Jejak Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Dari Guru dan Bupati 2 Periode, Kini Ditahan Korupsi Dana Hibah

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:50 WIB

5 Fakta Korupsi Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Pengadilan Ungkap Alasan Penahanan

5 Fakta Korupsi Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Pengadilan Ungkap Alasan Penahanan

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:39 WIB

Skandal Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Mantan Bupati 'Akali' Aturan Demi Rp10,9 Miliar?

Skandal Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Mantan Bupati 'Akali' Aturan Demi Rp10,9 Miliar?

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:48 WIB

Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban

Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban

Video | Senin, 11 November 2024 | 11:00 WIB

Dari Jepara ke Sleman: Jejak Langkah Kustini Sri Purnomo, Srikandi Pertama di Puncak Kepemimpinan

Dari Jepara ke Sleman: Jejak Langkah Kustini Sri Purnomo, Srikandi Pertama di Puncak Kepemimpinan

Video | Senin, 19 Agustus 2024 | 09:05 WIB

Deklarasi Meriah Lima Partai, Gerindra, Golkar, PPP, PK! Harda Kiswaya Siap Lanjutkan Pengabdian sebagai Bupati Sleman

Deklarasi Meriah Lima Partai, Gerindra, Golkar, PPP, PK! Harda Kiswaya Siap Lanjutkan Pengabdian sebagai Bupati Sleman

Video | Minggu, 21 Juli 2024 | 11:05 WIB

Kemenkes Ungkap Lahan Gusuran Kantor PKBI Akan Dibangun Asrama dan Layanan SDM

Kemenkes Ungkap Lahan Gusuran Kantor PKBI Akan Dibangun Asrama dan Layanan SDM

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 19:07 WIB

Inflasi Sukses Ditekan, Pemkab Sleman Kantongi TPID Award

Inflasi Sukses Ditekan, Pemkab Sleman Kantongi TPID Award

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:08 WIB

Terkini

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare  Lahan Pertanian ke Warga Rempang

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Sumsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49 WIB

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:48 WIB

7 Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah dan Mengajak Balikan

7 Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah dan Mengajak Balikan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Diserbu 8.500 Pengunjung, Festival Kue Bulan Ini Tawarkan Pengalaman Budaya yang Berbeda

Diserbu 8.500 Pengunjung, Festival Kue Bulan Ini Tawarkan Pengalaman Budaya yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Bawa 23 Pemain, PSMS Medan Incar Kemenangan di Markas PSPS

Bawa 23 Pemain, PSMS Medan Incar Kemenangan di Markas PSPS

Sumut | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×