Miris! 2.800 Kilogram Sampah Diangkut Dari Taman Nasional Bunaken

Erick Tanjung

Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:23 WIB
Miris! 2.800 Kilogram Sampah Diangkut Dari Taman Nasional Bunaken
Pelestarian kawasan Taman Nasional Bunaken terus dilakukan. Tampak, sampah mulai diangkut ke Kota Manado untuk selanjutnya dibawa ke TPA usai diangkat kawasan perairan pantai Liang (Antara)

Suara.com - Berbagai pihak terus berupaya menjaga konservasi Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, hasilnya sebanyak 425 karung sampah atau kira-kira seberat 2.800 kilogram diangkat dari perairan Pantai Liang, Sabtu (30/1/2021).

"Sampah yang berhasil diangkat paling dominan adalah botol plastik. Sampah yang diangkat dari perairan Taman Nasional Bunaken ini selanjutnya diangkut secara bertahap menggunakan perahu ke TPA di Kota Manado," kata Kepala Resort Bunaken, Frans Motto di Manado.

Sampah yang terdampar ataupun mengapung di kawasan Bunaken ini, kata dia, adalah sampah kiriman saat cuaca ekstrem melanda wilayah Sulut khususnya Kota Manado di akhir dan awal tahun.

"Kami dengan jajaran Kecamatan Bunaken kepulauan terus berusaha dan bekerja keras menangani sampah yang masuk kawasan perairan ini," ujarnya.

Dari 425 karung itu terdapat 150 karung besar dengan rata-rata berat 10 kilogram dan 275 karung kecil dengan rata-rara berat lima kilogram jadi kalau di total lebih dari 2.800 kilogram yang diangkut ke TPA.

"Kami bersyukur tim Balai Taman Nasional Bunaken bersama-sama dengan Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Kecamatan Bunaken dibantu dengan masyarakat, kawan-kawan pemerhati lingkungan dari dive guide, pedagang cenderamata membantu upaya penanganan sampah di kawasan ini," tuturnya.

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Genman Hasibuan mengatakan Bunaken itu unik dengan pulau yang menyerupai huruf U dan telah menjadi maskot pariwisata selam Sulawesi Utara bahkan dunia. Sehingga selama masa pandemi upaya pelestarian terumbu karang dari sampah terus dilakukan.

"Tentunya koordinasi dan kerja sama lintas sektor khususnya masyarakat dan pemerintah daerah terus kami lakukan dalam upaya penanganan sampah yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bunaken," katanya.

Secara ekologi, sampah plastik yang menutupi terumbu karang dapat mati karena tidak mendapatkan sinar matahari. Dan sangat disayangkan bila pertumbuhan karang yang lambat antara 1-10 milimeter per tahun sebagai penyedia jasa lingkungan terhambat karena sampah.

baca juga

Tahun 2020 lalu, kata Genman, BTNB mengajak instruktur berpengalaman dari Bank Sampah CELSS Minahasa Utara melakukan pelatihan kepada masyarakat penyangga kawasan Taman Nasional untuk mengolah sampah yang umumnya plastik menjadi sesuatu yang bernilai, diolah menjadi beragam produk bernilai ekonomi.

"Kami berharap dengan penanganan yang baik dari hulu sampai ke hilir dapat meminimalisasi masuknya sampah dalam kawasan ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mengatasi masalah ini," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bau Menyengat Tercium di Taman Nasional Bunaken, Ternyata Ini Sumbernya

Bau Menyengat Tercium di Taman Nasional Bunaken, Ternyata Ini Sumbernya

Sulsel | Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:25 WIB

Foto Angel, Selingkuhan James Arthur Kojongian Tersebar, Mirip Artis Korea

Foto Angel, Selingkuhan James Arthur Kojongian Tersebar, Mirip Artis Korea

Bogor | Sabtu, 30 Januari 2021 | 08:05 WIB

Geger Pejabat DPRD Sulut Selingkuh, Angel Sepang Disebut Da Kyung versi RI

Geger Pejabat DPRD Sulut Selingkuh, Angel Sepang Disebut Da Kyung versi RI

Hits | Jum'at, 29 Januari 2021 | 23:00 WIB

Terkini

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×