Profil Aung San Suu Kyi, Penasihat Negara Myanmar Ditangkap Militer

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 16:15 WIB
Profil Aung San Suu Kyi, Penasihat Negara Myanmar Ditangkap Militer
Profil Aung San Suu Kyi - Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi di pengadilan internasional Den Haag, Belanda. (Foto: AFP)

Suara.com - Aung San Suu Kyi, pemimpin Myanmar dikabarkan ditangkap dalam penggerebekan Senin (1/2/2021) dini hari bersama sejumlah tokoh senior lainnya dari partai berkuasa. Peristiwa ini membuat profil Aung San Suu Kyi menjadi sorotan publik.

Kabar penangkapan Aung San Suu Kyi tersebut telah disampaikan oleh juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Penangkapan tersebut berlangsung setelah beberapa hari ketegangan antara pemerintahan sipil dan militer terus meningkat hingga menimbulkan kekhawatiran kudeta pasca-pemilu. Militer menyebutkan bahwa pemilu di Myanmar diwarnai dengan kecurangan.

Juru bicara Myo Nyunt melalui telepon mengatakan kepada Reuters bahwa Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan sejumlah pemimpin lainnya ditangkap dan dibawa pada hari Senin (1/2/2021) dini hari.

Siapa sosok Aung San Suu Kyi? Langsung saja intip profil Aung San Suu Kyi selengkapnya di bawah ini. 

1. Latar Belakang Aung San Suu Kyi

Aung San Suu Kyi lahir pada tanggal 19 Juni 1945. Dirinya adalah seorang aktivis prodemokrasi Myanmar dan pemimpin National League for Democracy (Persatuan Nasional untuk Demokrasi atau NLD).

Sejak tanggal 6 April 2016, Suu Kyi menjabat sebagai State Counsellor atau penasihat negara Myanmar.

2. Riwayat Pendidikan Aung San Suu Kyi

Aung San Suu Kyi. [AFP]
Aung San Suu Kyi. [AFP]

Aung San Suu Kyi lulus dari Lady Shri Ram College di New Delhi pada tahun 1964. Lalu dirinya melanjutkan pendidikannya di St Hugh's College, Oxford, memperoleh gelar B.A. dalam bidang Filosofi, Politik, dan Ekonomi pada tahun 1989.

Setelah lulus, dirinya melanjutkan pendidikannya di New York, dan bekerja untuk pemerintah Persatuan Myanmar.

3. Keluarga Aung San Suu Kyi

Tahun 1972, Aung San Suu Kyi menikah dengan Dr. Michael Aris, seorang pelajar kebudayaan Tibet.

Tahun berikutnya, dirinya melahirkan anak laki-laki pertamanya, yaitu Alexander, di London. Dan pada tahun 1977 dirinya melahirkan anak kedua, yaitu Kim.

4. Kontroversi Aung San Suu Kyi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hentikan Ketegangan, PBB Imbau Militer Myanmar Hormati Hasil Pemilu

Hentikan Ketegangan, PBB Imbau Militer Myanmar Hormati Hasil Pemilu

News | Senin, 01 Februari 2021 | 16:13 WIB

Dikudeta dan Ditahan, AI Desak Militer Myanmar Bebaskan Aung San Suu Kyi

Dikudeta dan Ditahan, AI Desak Militer Myanmar Bebaskan Aung San Suu Kyi

News | Senin, 01 Februari 2021 | 14:30 WIB

Aung San Suu Kyi Diculik dalam Kudeta, Junta Militer Kembali Kuasai Myanmar

Aung San Suu Kyi Diculik dalam Kudeta, Junta Militer Kembali Kuasai Myanmar

News | Senin, 01 Februari 2021 | 13:11 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB