Temuan Gigi Ungkap Kawin Silang Manusia Purba dan Manusia Modern

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 10:52 WIB
Temuan Gigi Ungkap Kawin Silang Manusia Purba dan Manusia Modern
BBC

Suara.com - Fosil gigi berusia sekitar 48.000 tahun yang digali di sebuah situs di Jersey, Inggris, mengungkapkan tanda-tanda perkawinan silang dua spesies manusia, yaitu manusia purba Neanderthal dan spesies manusia modern Homo sapien.

Pakar Inggris mempelajari ulang 13 fosil gigi yang ditemukan antara 1910 dan 1911 di La Cotte de St Brelade di barat daya pulau itu.

Sebelumnya, fosil gigi itu telah lama dianggap sebagai spesimen gigi khas Neanderthal, tetapi studi ulang baru-baru ini mengungkap bahwa gigi itu juga memiliki ciri-ciri gigi manusia modern.

Fosil gigi ini mungkin mewakili beberapa sisa Neanderthal terakhir yang diketahui.

Dengan demikian, gigi ini bahkan mungkin memberikan petunjuk tentang apa yang menyebabkan lenyapnya sepupu dekat dari evolusi menusia tersebut.

Neanderthal berevolusi sekitar 400.000 tahun yang lalu dan mendiami wilayah yang luas dari Eropa Barat hingga Siberia.

Mereka memiliki postur lebih pendek dan gempal daripada manusia modern, dengan tulang tebal di atas mata menjorok ke depan.

Mereka dianggap punah sekitar 40.000 tahun yang lalu, seiring manusia modern menetap di Eropa setelah bermigrasi dari Afrika.

Namun, kedua jenis manusia itu diperkirakan hidup berdampingan setidaknya selama 5.000 tahun.

Gigi tersebut ditemukan di situs yang berlokasi di sebuah gua.

Gigi itu sebelumnya dianggap milik seorang manusia purba Neanderthal. Namun, penelitian baru mengungkap bahwa gigi itu berasal dari setidaknya dua orang dewasa.

Para peneliti menggunakan pemindaian computed tomography (CT) gigi untuk mempelajarinya dengan tingkat detail yang tidak tersedia bagi para peneliti di masa lalu.

'Nenek moyang ganda'

Meskipun spesimen gigi itu memiliki beberapa karakteristik Neanderthal, beberapa aspek dari bentuknya lebih mirip dengan gigi manusia modern.

Ini menunjukkan bahwa ini adalah ciri-ciri yang lazim ditemui dalam populasi mereka.

Pemimpin penelitian, Prof Chris Stringer dari Museum Sejarah Alam London, mengatakan: "Mengingat manusia modern tumpang tindih dengan Neanderthal di beberapa bagian Eropa sekitar 45.000 tahun yang lalu, ciri-ciri yang tidak biasa dari individu La Cotte ini menunjukkan bahwa mereka bisa saja memiliki nenek moyang ganda, Neanderthal dan manusia modern."

Pada saat individu-individu ini masih hidup, iklim di bagian dunia ini lebih dingin daripada sekarang dan permukaan laut puluhan meter lebih rendah.

Rekan peneliti, Dr Matt Pope dari Institute of Archaeology di University College London (UCL), mengatakan daerah itu adalah tempat "fantastis untuk berburu", karena merupakan "lembah dan jurang buntu".

"Gua dengan skala dan ukuran itu sangat langka di lanskap itu," katanya, menambahkan: "Tampaknya itu tertanam dalam rutinitas mereka, kembali ke tempat itu selama puluhan ribu tahun."

Faktanya, ada catatan bahwa situs La Cotte telah didiami manusia sejak 250.000 tahun lalu.

Fosil gigi ini diperkirakan berusia sekitar 48.000 tahun, mendekati era kepunahan Neanderthal 40.000 tahun yang lalu.

Jadi, mungkinkah spesies manusia purba Neandertal tidak punah dalam pengertian tradisional, namun hanya terserap ke dalam populasi manusia modern?

"Ini sekarang perlu menjadi skenario yang dipertimbangkan secara serius, bersama dengan skenario lain, dan itu akan muncul saat kita mendapatkan lebih banyak pemahaman tentang proses pencampuran genetik," kata Dr Pope kepada BBC News.

"Tapi yang pasti, kata 'punah' sekarang mulai kehilangan artinya di mana Anda dapat melihat beberapa episode pencampuran dan retensi sebagian besar DNA Neanderthal pada manusia di luar Afrika sub-Sahara."

Spesies Neanderthal menyumbangkan 2-3% dari genom orang-orang dengan leluhur dari luar Afrika.

"Ide populasi hibrida ini dapat diuji dengan pemulihan DNA purba dari gigi, sesuatu yang sekarang sedang diselidiki," kata Prof Stringer.

Studi tersebut telah dipublikasikan di Journal of Human Evolution.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:47 WIB

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 11:36 WIB

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Tekno | Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:18 WIB

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 19:57 WIB

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

News | Selasa, 08 April 2025 | 22:46 WIB

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:45 WIB

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 18:45 WIB

Apakah Neanderthal dan Homo Sapiens Spesies yang Sama?

Apakah Neanderthal dan Homo Sapiens Spesies yang Sama?

Tekno | Senin, 16 Desember 2024 | 15:53 WIB

Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru

Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru

Tekno | Selasa, 10 Desember 2024 | 13:30 WIB

Kapan Manusia Mulai Mengenakan Pakaian?

Kapan Manusia Mulai Mengenakan Pakaian?

Tekno | Kamis, 05 Desember 2024 | 18:45 WIB

Terkini

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:31 WIB

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30 WIB

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB