Dokter Rusia yang Selamatkan Nyawa Alexei Navalny Tewas Misterius

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 06 Februari 2021 | 13:15 WIB
Dokter Rusia yang Selamatkan Nyawa Alexei Navalny Tewas Misterius
Alexei Navalny. [AFP]

Suara.com - Sergey Maximishin, dokter papan atas Rusia yang merawat Alexei Navalny pertama kali ketika keracunan saat musim panas lalu dilaporkan tewas misterius.

Menyadur CNN Sabtu (06/02), Maximishin yang merupakan wakil kepala dokter di rumah sakit darurat Omsk meninggal secara tiba-tiba di usia 55 tahun.

"Wakil kepala dokter untuk anestesiologi dan resusitasi rumah sakit darurat no 1, asisten departemen Universitas Kedokteran Negeri Omsk, PhD ilmu kedokteran Maximishin Sergey Valentinovich meninggal secara tiba-tiba," jelas pihak rumah sakit dalam pernyataan.

Penyebab kematian Maximishin tidak dijelaskan secara rinci tapi juru bicara kementerian kesehatan regional Omsk mengatakan dokter itu meninggal karena serangan jantung.

Pada 20 Agustus tahun lalu, Alexei Navalnya dirawat di unit keracunan akut di rumah sakit darurat No. 1 Omsk. Ia diduga terpapar Novichok di pesawat, dari Siberia menuju Moskow.

Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]
Alexei Navalny, ketika dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Pesawat lantas melakukan pendaratan darurat di Omsk. Di ruamah sakit itu, Navalny diinduksi secara medis dan selanjutnya dievakuasi ke ibu kota Jerman, Berlin selama 5 bulan.

"Sergey Maximishin adalah kepala departemen yang merawat dan bertanggung jawab atas Alexey Navalny, khususnya koma yang diinduksi secara medis," kata kepala staf Navalny, Leonid Volkov.

"Ia tahu lebih dari siapa pun tentang kondisi Alexey, jadi saya tidak bisa mengabaikan kemungkinan pelanggaran," tambahnya.

"Namun sistem perawatan kesehatan Rusia sangat buruk dan tidak jarang dokter seusianya tiba-tiba meninggal. Saya ragu akan ada penyelidikan atas kematiannya," lanjut Volkov.

Menteri kesehatan wilayah Omsk mengatakan bahwa Maximishin telah bekerja di rumah sakit selama 28 tahun dan menyelamatkan ribuan nyawa.

"Dia membawa orang kembali ke realitas penuh. Kami akan sangat merindukan Dr. Maximishin. Dia pergi terlalu dini dan karena ini rasa sakit kehilangan sangat pahit," kata Alexander Murakhovsky dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Lancet: Vaksin Sputnik Rusia Keampuhan 91 Persen, Tanpa Efek Samping

The Lancet: Vaksin Sputnik Rusia Keampuhan 91 Persen, Tanpa Efek Samping

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:18 WIB

Main Russian Roulette Saat Mabuk, Agen Rahasia Tembak Kepala Hingga Tewas

Main Russian Roulette Saat Mabuk, Agen Rahasia Tembak Kepala Hingga Tewas

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 17:29 WIB

Islam Dihina, Petarung MMA Banting Lawannya Tanpa Ampun

Islam Dihina, Petarung MMA Banting Lawannya Tanpa Ampun

Hits | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:36 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB