IDI: Riset Indonesia Bebas COVID-19 10 Tahun Lagi Bisa Benar Bisa Salah

Senin, 08 Februari 2021 | 12:05 WIB
IDI: Riset Indonesia Bebas COVID-19 10 Tahun Lagi Bisa Benar Bisa Salah
Ilustrasi---Perawat pasien COVID-19 di Hotel Yasmin (dok pribadi)

Suara.com - Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menyebut riset terbaru yang menyebut Indonesia bebas COVID-19 10 tahun mendatang bisa benar bisa juga salah.

Zubairi menjelaskan sebuah penyakit memang tidak bisa dihilangkan 100 persen, seperti influenza dan HIV/AIDS yang hingga kini pun masih ada yang terinfeksi di Indonesia meski sudah ada vaksin atau alat pencegahanya.

"Analisis itu bisa keliru bisa benar, Amerika Serikat saja belum bebas dari influenza meski vaksinnya sudah lama ditemukan. Yang kedua, mari kita bicara penyakit HIV/AIDS. Apakah negara maju mampu mengatasinya? Tidak juga. Sejak kasus pertama dilaporkan pada 1981, belum juga teratasi sampai sekarang," kata Zubairi, Senin (8/2/2021).

Namun, bukan berarti negara lain lebih cepat menghilangkan COVID-19 dari negaranya, yang bisa dilakukan hanyalah mengendalikan pandemi sehingga jumlah orang yang terinfeksi menjadi sedikit atau endemi saja.

"Tapi, negara-negara lain yang diprediksi lebih cepat mengatasi pandemi Covid-19 ini juga kemungkinan salah. Kenapa? Ya saya pernah bilang bahwa Covid-19 ini berpotensi menjadi endemi baru, penyakit yang hanya ada di lokasi atau populasi tertentu," ucapnya.

Meski begitu, Zubairi yakin dengan kecepatan vaksinasi Indonesia saat ini bisa lebih cepat dari prediksi yang dirilis riset tersebut.

Sebelumnya, dilansir Bloomberg, Minggu (7/2/2021), butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk memvaksinasi populasi di Indonesia jika polanya masih seperti ini.

Analisis yang sama juga diprediksi bakal terjadi di India dan Rusia. Artinya, tiga negara tersebut harus menunggu 10 tahun hingga herd immunity terbentuk.

Bloomberg memperkirakan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Indonesia hanya memakan 64.187 dosis tiap hari.

Baca Juga: PPKM Diganti PPKM Mikro, PB IDI: Pelaksanaan Harus Tegas dan Konsisten!

Jika cakupan vaksinasi tidak ditingkatkan, maka butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk mencapai herd immunity dengan memvaksinasi 75 persen populasi dengan dua dosis vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI