Ragukan Komnas HAM Usut Kematian Ustadz Maaher, Rocky: Ditekan Penguasa?

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 10 Februari 2021 | 16:59 WIB
Ragukan Komnas HAM Usut Kematian Ustadz Maaher, Rocky: Ditekan Penguasa?
Rocky Gerung soal Komnas HAM (YouTube/RockyGerungOfficial).

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti kabar Komnas HAM yang akan ikut mengusut penyebab Ustadz Maaher meninggal di penjara.

Tidak banyak berbicara soal Ustadz Maaher meninggal dunia, Rocky Gerung saat berbincang bersama Hersubeno Arief lebih terfokus pada kinerja Komnas HAM.

Pasalnya, kata mereka, tidak sedikit orang kini sudah mulai meragukan Komnas HAM karena terlihat ketakutan dan seolah tunduk terhadap penguasa.

Komentar Rocky Gerung terhadap Komnas HAM tersebut diutarakan dalam video berjudul "Komnas HAM Ketakutan. Diancam dan Ditekan!" yang tayang lewat saluran YouTube miliknya, Rabu (10/2/2021).

Hersubeno Arief mengawali obrolan dengan menampilkan tangkapan layar cuitan warganet Twitter yang meragukan kerja Komnas HAM.

Rocky Gerung soal Komnas HAM (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal Komnas HAM (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Komnas HAM akan turun untuk menyelidiki kasus kematian Ustadz Maaher yang ada di penjara Mabes Polri. Tapi poinnya bukan itu, poinnya adalah respons publik yang tidak lagi percaya pada komnas HAM," kata Hersubeno Arief seperti dikutip Suara.com.

"Saya kira ini bahaya karena kita berkali-kali menyinggung soal public distrac terhadap pemerintah. Nah kalau lembaga-lembaga non pemerintahan yang harusnya memulihkan kepercayaan itu (malah tidak bisa dipercaya) jadi agak serius," imbuhnya.

Rocky Gerung mengeluarkan analisanya terkait kemungkinan Komnas HAM tidak bekerja sebagaimana mestinya sampai diragukan oleh publik.

Poin pertama kata dia yakni Komnas HAM mendapat tekanan tinggi dari penguasa yang melampaui daya tahan subjektif orang-orang di dalamnya.

baca juga

"Komnas HAM bertindak hati-hati dan terlihat ketakutan karena dua hal. Pertama, Komnas HAM ini indiviudnya ditekan habis-habisan ditekan penguasaan. Kita baca itu sebagai tekanan dari penguasa terhadap individu. Mungkin tekanan fisik, atau segala macam," terang Rocky Gerung.

Sementara itu, poin kedua menurut Rocky Gerung ialah Komnas HAM memang merupakan proksi dari kekuasaan.

Bukan tanpa sebab, Rocky Gerung berkata demikian didasari karena penentuan Komnas HAM menurutnya adalah hasil tukar tambah politik.

Oleh sebab itu, Rocky Gerung kembali bertanya soal komitmen Komnas HAM.

"Dia (Komnas HAM) ketakutan sebagai individu karena ditekan, atau betul-betul pelayanan palsu terhadap HAM," ucap keras Rocky Gerung.

"Karena orang menganggap dari dulu Komnas HAM tukar tambah politik. Kekuasaan ingin memperlihatkan bahwa ada pengakraban pada HAM makanya Komnas HAM didirikan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Ustadz Maaher Berbagi Rezeki, Minta Didoakan Mati Husnul Khotimah

Momen Ustadz Maaher Berbagi Rezeki, Minta Didoakan Mati Husnul Khotimah

Riau | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:42 WIB

Polisi Minta Jangan Percaya Kabar Miring Sebab Kematian Ustadz Maaher

Polisi Minta Jangan Percaya Kabar Miring Sebab Kematian Ustadz Maaher

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:19 WIB

Usut Kematian Maaher, Komnas HAM: Jika Ada Unsur Penyiksaan Kami Delete

Usut Kematian Maaher, Komnas HAM: Jika Ada Unsur Penyiksaan Kami Delete

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×