Punya 72 Ponsel untuk Main Pokemon, Kakek Ini Bingung Matikan Alarm Gempa

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 09:11 WIB
Punya 72 Ponsel untuk Main Pokemon, Kakek Ini Bingung Matikan Alarm Gempa
Pokemon Go Grandpa. (facebook.com/yanwu0701)

Suara.com - Seorang kakek di Taiwan yang memiliki 72 ponsel untuk main Pokemon Go kewalahan mematikan notofikasi saat ia menerima pesan darurat gempa beberapa waktu lalu.

Menyadur Taiwan News Kamis (11/02), gempa berkekuatan 6,1 SR pada Minggu pagi di 85,1 kilometer timur dari Balai Kabupaten Yilan menyebabkan kesalahan teknis dalam sistem peringatan gempa Biro Cuaca Pusat.

Sebanyak 14 pesan teks duplikat dan sirene peringatan yang menyertain diluncurkan ke jutaan ponsel di seluruh Taiwan.

Ketika gempa melanda, pria bernama Chen yang tinggal di Distrik Tucheng Kota New Taipei ini sedang pergi untuk berburu Pokémon larut malam.

Saat itu, semua ponselnya tiba-tiba mulai bergetar dan meraung-raung. Dia dengan panik mulai menutup peringatan, satu telepon pada satu waktu.

Kakek Pecinta Pokemon Go Kini Main dengan 64 Ponsel di Sepedanya. (facebook.com/yanwu0701)
Pokemon Go Grandpa. (facebook.com/yanwu0701)

Pria yang dikenal sebagai 'Pokemon Grandpa' ini membutuhkan waktu setidaknya 25 menit untuk mematikan sirene tanda darurat yang masuk di puluhan ponselnya.

Mantan master Feng Shui in tidak merasakan guncangan di daerahnya dan melihat kerusakan, jadi dia terus bermain Pokemon Go sebelum kembali ke rumah untuk tidur.

Mengingat banyaknya pesan teks yang masuk, warga Taiwan langsung menanyakan dampaknya pada Chen dalam sebuah postingan. "Apakah Pokémon Go Grandpa OK?" yang trending di aplikasi pesan online populer PTT.

Chen mengatakan ketika dia menyadari situasinya tidak terlalu serius, dia terus bermain sambil secara bertahap menutup semua pesan peringatan.

Ketika ditanya tentang berapa banyak yang dia habiskan untuk hobinya, Chen mengatakan bahwa dia sebenarnya membayar 20 nomor telepon, yang menghabiskan lebih dari NT $ 20.000 (nyaris Rp 10 juta)sebulan, sedangkan sisanya hanya untuk internet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapkan Selamat Imlek ke China, Tapi Presiden Taiwan Tegas Tak Akan Tunduk

Ucapkan Selamat Imlek ke China, Tapi Presiden Taiwan Tegas Tak Akan Tunduk

Jatim | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:08 WIB

Majikan Ngamuk Sambil Mabuk Hingga Banting Perabot, TKI di Taiwan Ketakutan

Majikan Ngamuk Sambil Mabuk Hingga Banting Perabot, TKI di Taiwan Ketakutan

Jabar | Jum'at, 05 Februari 2021 | 16:30 WIB

AS Dukung Taiwan Merdeka, China Umumkan Perang

AS Dukung Taiwan Merdeka, China Umumkan Perang

Batam | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:06 WIB

Terkini

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:43 WIB

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:27 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:21 WIB