Ketahanan Pangan, TNI-Polri Kompak Dukung Jalannya Food Estate Sumba Tengah

Fitri Asta Pramesti

Senin, 15 Februari 2021 | 19:51 WIB
Ketahanan Pangan, TNI-Polri Kompak Dukung Jalannya Food Estate Sumba Tengah
TNI-Polri Kompak Dukung Jalannya Program Food Estate di Sumba Tengah. (Dok. Kementan)

Suara.com - Kapolres Sumba Tengah, AKBP FX Irwan Arianto beserta Dandim 1613 Letkol CZI Irawan Agung Wibowo menyatakan pihaknya akan mengamankan dan mendukung penuh jalanya program food estate di lima zona Lau Petedang, Desa Makatakeri, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT).

TNI dan Polri kompak mendukung program food estate lantaran sejalan dengan perintah Kapolri dan Panglima TNI dalam membantu penyediaan lumbung pangan nasional di seluruh daerah.

"Food estate itu adalah program TNI-Polri juga dalam mendukung ketahanan pangan. Apalagi perintah Bapak Kapolri sudah ditegaskan dalam transformasi yang presisi. Jadi kami mengawal seluruh kegiatan pemerintah mulai dari tingkat yang paling rendah, yakni Desa sampai Kabupaten," kata Irwan, Senin (15/2/2021).

Seperti diketahui, jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan percepatan perkembangan food estate dengan mengalokasikan berbagai bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian seperti pupuk, benih unggul, alsintan dan juga pembuatan sumur bor solar shell yang terintegrasi dengan infrastruktur lainya.

Ada 11 Desa yang menjadi titik sentral kegiatan food estate di Kabupaten Sumba Tengah, diantaranya Desa Wairasa, Umbu Mamijuk, Umbu Pabal Selatan, Umbu Langgang, Anakalang, Wailawa, Tana Modu, Oka Waci dan Makatakeri.

Sedangkan sistem pola tanam yang akan dijalankan pada tahap I ialah pola tanam jagung-padi-jagung, kemudian pola tanam tahap II jagung-padi-jagung dan pola tanam III jagung-padi-jagung serta tambahan polanya ialah sapi-jeruk-kelapa. Adapun dari hasil hitung-hitungan sementata, total luasan tersebut bisa mendulang untung hingga Rp 123 miliar.

Menurut Kapolres, Kabupaten Sumba Tengah memiliki kekayaan alam yang luar biasa serta memiliki potensi lumbung pangan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

"Saya lihat masyarakatnya juga sangat luar biasa, dimana mereka sangat antusias untuk memajukan daerahnya sendiri dengan program-program pemerintah pusat yaitu ketahanan pangan," katanya.

Sementara itu, Dandim 1613 Letkol CZI Irawan Agung Wibowo telah memerintahkan sebanyak 66 prajurit TNI untuk melakukan pendampingan terhadap jalanya program food estate di Kabupaten Sumba Tengah. Kata Irawan, mereka akan disebar bersama Babinkantibmas Polri mengawal proses masa tanam hingga masa panen.

baca juga

"Kita akan bersinergi mengawal semua proses jalanya food estate mulai dari pengolahan, persemaian, penanaman sampai pemanenan. Mereka akan terjun yang dibagi di 5 zona," katanya.

Berikutnya, sambung Irawan, TNI siap membantu penggunaan traktor dan alsintan lainya untuk mendukung percepatan masa tanam dan panen.

"Kita akan melakukan pendampingan sampai selesai masa tanam dan panen yang dilakukan secara bergiliran melalui 3 shift. Jadi tidak ada waktu yang kosong. Semua bergerak," katanya.

Danramil 1603/03 KTN Kapten Infanteri Adisan menambahkan bahwa semua arahan tersebut akan dilaksanakan dengan melibatkan semua unsur, termasuk oara petani, pembuka agama dan masyarakat sekitar. Adisan juga berharap, kegiatan ini berlanjut hingga meluas di tiap Desa dan Kecamatan.

"Yang jelas selama ada program food estate kami selalu ada di lapangan dan akan melakukan pendampingan pada kelompok tani di 5 zona setiap hari. Tentu TNI berharap program ini terus berlanjut, sehingga masyarakat Sumba Tengah merasakan dmpak dari program ini," katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengucapkan terimakasih atas partisipasi unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan keterlibatan TNI-Polri sebagai pendamping petani.

"Kepada Gubernur, Bupati, Ketua DPRD serta jajaran unsur Muspida, termasuk Kapolres dan Dandim saya menyampaikan terimaksih karena kalian betul-betul menggerakkan energi masyarakat dan kelompok tani untuk mau menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi. Semoga pertanian kita semakin lebih baik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Panen, Petani Bawang Merah di Ria-Ria Apresiasi Program Food Estate

Mulai Panen, Petani Bawang Merah di Ria-Ria Apresiasi Program Food Estate

News | Minggu, 14 Februari 2021 | 19:12 WIB

Kehadiran Food Estate di NTT Mampu Perbaiki Ekonomi Masyarakat

Kehadiran Food Estate di NTT Mampu Perbaiki Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2021 | 12:16 WIB

Petani dalam Program Food Estate akan Terima Asuransi Usaha Tani Padi

Petani dalam Program Food Estate akan Terima Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2021 | 11:53 WIB

Petani NTT Senang, Food Estate di Sumba Tengah Berdampak pada Kesejahteraan

Petani NTT Senang, Food Estate di Sumba Tengah Berdampak pada Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2021 | 08:11 WIB

Mentan Saksikan Panen Padi di Food Estate Kalimantan Tengah

Mentan Saksikan Panen Padi di Food Estate Kalimantan Tengah

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:31 WIB

Dampak Food Estate di Kalteng, Sejumlah Infrastruktur Desa Dibangun

Dampak Food Estate di Kalteng, Sejumlah Infrastruktur Desa Dibangun

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2021 | 16:03 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×