Setengah Populasi Sudah Vaksinasi Covid-19, Kehidupan Israel Resmi Normal

Reza Gunadha, BBC

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:50 WIB
Setengah Populasi Sudah Vaksinasi Covid-19, Kehidupan Israel Resmi Normal
Penduduk Israel sedang menerima vaksin covid-19. [BBC]

Suara.com - Israel resmi melonggarkan aturan pembatasan sosial, setelah hasil penelitian menunjukkan vaksin covid-19 Pfizer 95,8 persen efektif mencegah pasien rawat inap dan kematian.

Sejak Minggu (21/2/2021) akhir pekan lalu, pertokoan, perpustakaan, hingga museum dibuka untuk publik.

Namun, otoritas Israel tetap mewajibkan para pengunjung menjaga jarak dan mengenakan masker.

Kementerian Kesehatan Israel mengatakan ini adalah tahap pertama untuk kembali ke kehidupan normal.

Israel memiliki tingkat vaksinasi tertinggi di dunia. Lebih dari 49 persen orang telah menerima setidaknya satu dosis.

Negara itu memasuki lockdown ketiganya pada 27 Desember setelah virus corona muncul kembali.

Dengan langkah-langkah pelonggaran, orang sekarang dapat memasuki pusat perbelanjaan dan tempat-tempat wisata seperti kebun binatang.

Sejumlah fasilitas lain sekarang dapat dibuka kembali termasuk pusat kebugaran, hotel, dan sinagog.

Namun mereka membutuhkan "paspor hijau", sertifikat yang hanya dapat diperoleh setelah Anda divaksinasi.

baca juga

Sejumlah kecil orang yang telah sembuh dari virus dan saat ini tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin juga dapat memperoleh sertifikat tersebut.

Paspor, yang terdapat dalam aplikasi, dikeluarkan oleh kementerian kesehatan dan akan berlaku selama enam bulan, satu minggu setelah dosis kedua.

Kerumunan konser kini diizinkan dan acara olahraga boleh kembali digelar dengan kapasitas 75 persen tetapi tidak boleh lebih dari 300 orang di dalam dan 500 di luar ruangan.

Meskipun ada pelonggaran pembatasan, bandara Israel akan tetap ditutup selama dua minggu lagi.

Pada hari Sabtu, kementerian kesehatan mengatakan penelitian mengungkapkan risiko penyakit akibat virus telah turun sebanyak 95,8 persen di antara orang-orang yang mendapat kedua dosis vaksin Pfizer.

Kementerian itu juga menemukan bahwa vaksin itu 98 persen efektif dalam mencegah demam atau masalah pernapasan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, dia mengharapkan 95 persen orang Israel yang berusia di atas 50 tahun akan divaksinasi selama dua minggu ke depan.

Awal pekan ini, Jalur Gaza menerima dosis pertama vaksin tersebut setelah Israel menyetujui distribusi melalui perbatasannya.

Pengiriman tersebut termasuk 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia yang akan digunakan pada pasien yang telah menjalani transplantasi organ dan mereka yang mengalami gagal ginjal, kata seorang pejabat kepada kantor berita Reuters.

Distribusi terjadi setelah Kementerian Kesehatan Palestina membuat kesepakatan dengan Kementerian Kesehatan Israel untuk memvaksinasi 100.000 warga Palestina yang bekerja di negara itu.

Diperkirakan sekitar lima juta warga Palestina sejauh ini tengah menunggu vaksin mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Vaksin Terbatas, Vaksinasi Lansia di Jepang Tertunda Sementara

Jumlah Vaksin Terbatas, Vaksinasi Lansia di Jepang Tertunda Sementara

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 18:58 WIB

Studi: Vaksin Pfizer Punya Efektivitas Tinggi, Bahkan pada Varian Inggris

Studi: Vaksin Pfizer Punya Efektivitas Tinggi, Bahkan pada Varian Inggris

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 15:03 WIB

Gembong Pembuat Vaksin Covid-19 Palsu Terungkap, Raup Untung Puluhan Milyar

Gembong Pembuat Vaksin Covid-19 Palsu Terungkap, Raup Untung Puluhan Milyar

Batam | Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:48 WIB

Suami Ditahan Israel, Wanita Ini Lahirkan Bayi Hasil Sperma Selundupan

Suami Ditahan Israel, Wanita Ini Lahirkan Bayi Hasil Sperma Selundupan

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 19:12 WIB

Mantab! Efektivitas Satu Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Tembus 92 Persen

Mantab! Efektivitas Satu Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Tembus 92 Persen

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 16:55 WIB

Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan

Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:18 WIB

Dosis Vaksin Pfizer Terbatas, Negara Dunia Diminta Tunda Penyuntikan Kedua

Dosis Vaksin Pfizer Terbatas, Negara Dunia Diminta Tunda Penyuntikan Kedua

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:41 WIB

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:32 WIB

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

×