Geger! Video Kekerasan di Bea Cukai Jayapura, Kemenkeu Diminta Turun Tangan

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 02 Maret 2021 | 07:32 WIB
Geger! Video Kekerasan di Bea Cukai Jayapura, Kemenkeu Diminta Turun Tangan
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar Misbakhun menduga ada kekerasan fisik yang dilakukan pejabat di kantor pelayanan Bea Cukai Jayapura, terhadal bawahannya. Dugaan kekerasaan itu ia terekam melalui sejumlah rekaman video CCTV.

Rekaman itu yang kemudian diunggah Misbakhun lewat akun Twitter milikmya @MMisbakhun pada Senin (1/3/2021) malam. Misbakhun turut menandai akun milik Kementerian Keuangan beserta Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Terpisah Suara.com mengkonfirmasi perihal unggahan tersebut kepada Misbakhun. Ia mengizinkan cuitannya tersebut untuk dikutip sebagai sumber berita.

Misbakhun meminta pihak Kemenkeu dan Bea Cukai untul turun tangan memeriksa kebenaran dari dugaan aksi kekerasan fisik tersebut. Ia sekaligus mempertanyakan kenapa kemudian peristiwa dalam CCTV itu baru terungkap sekarang.

"Dugaan kekerasan fisik di Kantor Bea Cukai Jayapura harus jadi perhatian Menteri @KemenkeuRI , Dirjen @DitjendBeaCukai dan Irjen @ItjenKemenkeu karena kekerasan fisik ini harus diperiksa apa sebab permasalahannya," ujar Misbakhun dikutip Suara.com atas izin yang bersangkutan, Selasa (3/3/2021).

Dalam cuitan lanjutannya, Misbakhun mengatalan dugaan kekerasan fisik tersebut tidak hanya terjadi pada saat jam dinas di kantor Bea Cukai Jayapura. Tetapi kata dia juga terjadi di luar jam kerja. Pernyataan Misbakhun tersebut dilandasi oleh peristiwa serupa yang terekam CCTV dalam beberapa video.

"Siapa terduga pelaku atas dugaan tindak kekerasan di kantor Bea Cukai Jayapura tersebut? Dugaannya adalah orang yang punya jabatan tinggi di kantor tersebut. Siapa terduga korbannya? Dugaannya adalah bawahannya," kata Misbakhun.

Saat ditanya lebih lanjut terkait, apa kiranya sanksi yang harus dijatuhkan apabila benar terjadi kekeradan, Misbakhun hanya merujuk kepada aturan mengenai ASN. Dia meminta lebih dulu ada pemeriksaan terhadap kejadian tersebut.

"Aturan di ASN sudah ada soal permasalahan sanksi itu. Tapi yang utama harus di cari sebab permasalahan yang apa sehingga terjadi dugaan kekerasan itu," kata Misbakhun.

Hanya saja, Misbakhun berpandangan bahwa peristiwa dugaan kekerasan seperti yang tergambar dalam rekaman CCTV tersebut tidak pantas dilakukan.

"Apakah pantas dugaan tindak kekerasan fisik tersebut dilakukan oleh atasan kepada bawahannya? Tentu tidak pantas. Tapi sebaiknya Menteri @KemenkeuRI memerintahkan Dirjen @DitjendBeaCukai dan Irjen @ItjenKemenkeu untuk memeriksa kejadian sebenarnya apa," ujar Misbakhun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Cukai Kudus Deteksi Produksi Rokok Ilegal di Jepara

Bea Cukai Kudus Deteksi Produksi Rokok Ilegal di Jepara

Jawa Tengah | Senin, 01 Maret 2021 | 16:11 WIB

Jadi Korban Kekerasan, Wanita Ini Seret Kakak Kandung ke Meja Hijau

Jadi Korban Kekerasan, Wanita Ini Seret Kakak Kandung ke Meja Hijau

Surakarta | Senin, 01 Maret 2021 | 15:38 WIB

Ulama Redam Kekerasan Gangster di Afrika Selatan dengan Zikir

Ulama Redam Kekerasan Gangster di Afrika Selatan dengan Zikir

News | Senin, 01 Maret 2021 | 15:22 WIB

Bea Cukai Dumai Cari Pemilik 882 Miras Ilegal Malaysia Bernilai Rp 800 Juta

Bea Cukai Dumai Cari Pemilik 882 Miras Ilegal Malaysia Bernilai Rp 800 Juta

Riau | Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:47 WIB

Bisa Picu Perceraian dan Kekerasan pada Perempuan, Waspada Cabin Fever!

Bisa Picu Perceraian dan Kekerasan pada Perempuan, Waspada Cabin Fever!

Jabar | Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:28 WIB

Rasio Utang Nyaris 40 Persen, Kemenkeu: Pengelolaan Defisit Moderat

Rasio Utang Nyaris 40 Persen, Kemenkeu: Pengelolaan Defisit Moderat

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:28 WIB

BI dan Kemenkeu Beri Keringanan Ini Untuk Naikan Konsumsi Masyarakat

BI dan Kemenkeu Beri Keringanan Ini Untuk Naikan Konsumsi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:41 WIB

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB