Geruduk Kantor DPP Partai Demokrat, Puluhan Mahasiswa Dibubarkan Polisi

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 15 Maret 2021 | 21:26 WIB
Geruduk Kantor DPP Partai Demokrat, Puluhan Mahasiswa Dibubarkan Polisi
Massa mahasiswa yang melakukan aksi di depan Kantor DPP Partai Demokrat Jalan Proklamasi Menteng Jakarta Pusat membubarkan diri pada Senin (15/3/2021) malam. [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Polisi membubarkan puluhan mahasiswa yang menggeruduk Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka dibubarkan lantaran menggelar aksi di malam hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan berdasar aturan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 aksi penyampaian pendapat tidak diperkenankan digelar malam hari. Terlebih, kata dia, kekinian masih dalam masa pandemi Covid-19.

"Kalau ada permasalahan diselesaikan dengan prosedur yang berlaku lah ya. Oleh karena itu sekarang kita bubarkan," kata Hengki kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Setelah diberikan penjelasan, kata Hengki, puluhan mahasiswa tersebut langsung membubarkan diri. Dia mengklaim situasi telah kondusif.

"Enggak dibawa kemana-mana mereka bubar masing-masing," katanya. 

Geruduk

Puluhan massa yang mengatasnamakan mahasiswa sempat menggeruduk Kantor DPP Partai Demokrat bada magrib tadi. Mereka mengoyak-ngoyak pagar dan memaksa masuk untuk bertemu Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

Video kericuhan tersebut salah satunya diunggah oleh akun YouTube 'Semut Rang-rang' berjudul 'KANTOR DEMOKRAT DI GERUDUK.. SEDANG BERLANGSUNG'. 

Dalam video berdurasi 5 menit 21 detik itu terlihat petugas kemanan Kantor DPP Partai Demokrat tampak menghalau massa yang hendak masuk ke dalam.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membenarkan adanya peristiwa itu. Menurut Sambodo, jalan disekitar Kantor DPP Partai Demokrat sempat dialihkan akibat adanya peristiwa tersebut.

"Tadi sempat ditutup, paling enggak sampai setengah jam," kata Sambodo saat dikonfirmasi.

Adapun, Sambodo menyampaikan bahwa situasi lalu lintas di sekitar lokasi kekinian telah kondusif. Meskipun sejumlah massa yang diprakirakan berjumlah 50 orang itu masih bersiaga di sekitar lokasi.

"Massa masih ada, tapi nggak ribut. Sekitar 50an lah itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat: Kantor Kami Tak Digeruduk, Itu Mahasiswa Gelar Mimbar Demokrasi

Demokrat: Kantor Kami Tak Digeruduk, Itu Mahasiswa Gelar Mimbar Demokrasi

News | Senin, 15 Maret 2021 | 21:18 WIB

Plt Ketua Hanura Bekasi Malu Sekretaris Jadi Ketua Demorkat Versi KLB

Plt Ketua Hanura Bekasi Malu Sekretaris Jadi Ketua Demorkat Versi KLB

Bekaci | Senin, 15 Maret 2021 | 21:14 WIB

Kantor DPP Partai Demokrat Digeruduk Massa, Gedor Pagar Paksa Masuk

Kantor DPP Partai Demokrat Digeruduk Massa, Gedor Pagar Paksa Masuk

News | Senin, 15 Maret 2021 | 20:38 WIB

Terkini

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB