Tentang Aksi Kekerasan di Myanmar, Militer Salahkan Demonstran

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 24 Maret 2021 | 16:10 WIB
Tentang Aksi Kekerasan di Myanmar, Militer Salahkan Demonstran
Warga Myanmar melakukan aksi protes anti kudeta terbesarnya. (dok. AFP)

Suara.com - Juru bicara militer Myanmar, Zaw Min Tun menimpakan kesalahan aksi kekerasan di negaranya pada para demonstran. Menyadur Starits Times Rabu (24/03), hal ini diungkapkan saat jumpa pers di ibu kota Naypyidaw.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut 164 korban tewas dalam aksi kekerasan semenjak kudeta militer 1 Februari. Jumlah ini dilaporkan lebih sedikit karena sebenarnya ada lebih dari 260 korban jiwa dalam aksi protes tersebut.

Banyaknya korban jiwa membuat militer Myanmar menuai kecaman dari berbagai pihak. Komunitas internasional juga memberikan sanksi bertubi-tubi atas hal ini.

"Saya sedih karena pelaku kekerasan teroris yang meninggal ini adalah warga negara kita," katanya.

Pihak berwenang menggunakan gas air mata, peluru karet dan peluru tajam untuk membubarkan demonstran yang menolak kudeta. Pakar senior HAM PBB menuduh mereka melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021).  [STR / AFP]
Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]

Zaw Min Tun membela tanggapan tersebut dengan mengatakan pasukan keamanan berurusan dengan pemberontak yang memegang senjata. Ia juga menyebut lima polisi dan empat tentara telah tewas.

"Kami harus menindak anarki. Negara mana di dunia yang menerima anarki?" dia berkata.

Selama jumpa pers hari Selasa, dia mengancam wartawan agar tidak berkomunikasi dengan pemerintah paralel yang dibentuk oleh anggota Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi.

Jika wartawan melanggar hal ini, militer mengancam akan melakukan tindakan hukum.

baca juga

Dia juga mengatakan bahwa junta tidak berniat memulihkan konektivitas internet penuh di Myanmar dalam waktu dekat di tengah pemotongan yang terus-menerus dan meluas sejak kudeta.

"Orang-orang menggunakan internet seluler untuk memicu tindakan merusak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Darah Demonstran Halal, AMP Laporkan Kaporlesta Malang ke Mabes

Sebut Darah Demonstran Halal, AMP Laporkan Kaporlesta Malang ke Mabes

Video | Kamis, 11 Maret 2021 | 15:22 WIB

Kapolresta Malang akan Dilaporkan ke Mabes, Soal Darah Demonstran Halal

Kapolresta Malang akan Dilaporkan ke Mabes, Soal Darah Demonstran Halal

News | Kamis, 11 Maret 2021 | 13:57 WIB

Rusak Truk Polisi, Demonstran Hari Perempuan Internasional Jadi Tersangka

Rusak Truk Polisi, Demonstran Hari Perempuan Internasional Jadi Tersangka

Jatim | Rabu, 10 Maret 2021 | 07:23 WIB

Terkini

Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma

Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×