Kepala Sekolah yang Paksa Siswanya Berlutut Kini Mengundurkan Diri

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:56 WIB
Kepala Sekolah yang Paksa Siswanya Berlutut Kini Mengundurkan Diri
Ilustrasi minta maaf. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - John Holian, kepala sekolah di Uniondale mengundurkan diri setelah menyuruh siswanya yang berkulit hitam untuk berlutut sambil minta maaf yang tulus.

Menyadur News Day Jumat (26/03) John Holian adalah kepala lama Sekolah Marianis St. Martin de Porres. Ia memutuskan untuk mundur di tengah protes atas insiden tersebut, kata Marianist Brothers.

"Sekolah Maria St. Martin de Porres telah menerima pengunduran diri mantan kepala sekolah kami," kata sekolah itu dalam sebuah surat kepada orang tua.

"Pimpinan Sekolah Marianis St. Martin de Porres terus mengkaji kejadian tersebut untuk memastikan bahwa tidak pernah terulang lagi dalam bentuk apapun. Kejadian ini tidak mencerminkan kami."

Holian akan segera digantikan oleh Shawn Lisa Torres, seorang pekerja sosial klinis berlisensi dan administrator sekolah bersertifikat yang anak-anaknya bersekolah di sekolah tersebut.

Warga dan anak-anak bermain di area dan ruang-ruang kosong yang terdapat di kawasan rusun Jatinegara Barat, Jakarta, Minggu (30/8/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ilustrasi anak-anak. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Seorang anak laki-laki kelas enam dibawa ke kantor Holian setelah insiden pada akhir Februari di mana seorang guru bahasa Inggris merobek lembar kerja yang sedang dikerjakan, kata Trisha Paul, ibu anak laki-laki itu.

"Saya merasa seolah-olah dia menyuruhnya berlutut karena dia orang kulit hitam," kata Paul.

Pada hari Rabu, Paul mengatakan dia tidak puas dengan pengunduran diri Holian. "Saya terkejut dia mengundurkan diri, tidak dipecat mengingat apa yang telah dia lakukan."

Kelas hari itu seharusnya membaca teks bersama, tetapi putranya, Trayson, malah mulai mengerjakan kertas karena dia sudah selesai membaca, katanya.

baca juga

Dia awalnya tidak percaya putranya dipaksa berlutut, tapi Holian membenarkannya. Holian mengatakan bahwa seorang ayah Nigeria pernah membawa putranya ke sekolah dan menyuruhnya berlutut sambil minta maaf.

"Karena itu biasanya cara orang-orang di beberapa bagian Afrika mengungkapkan ketulusan mereka," kata Paul.

Paul menanggapi hal ini dan berkata bahwa alasan itu tak masuk akal. "Saya bingung karena saya tidak melihat ada relevansinya. Anak saya bukan orang Nigeria," kata Paul menggambarkan putranya sebagai orang Amerika Haiti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waria Jadi Kepala Sekolah Islam dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja

Waria Jadi Kepala Sekolah Islam dan 4 Berita Terpopuler SuaraJogja

Jogja | Kamis, 25 Maret 2021 | 06:55 WIB

Sekolah Islam Ini Dipimpin Waria, Siswanya Lesbian Hingga Biseksual

Sekolah Islam Ini Dipimpin Waria, Siswanya Lesbian Hingga Biseksual

Jogja | Rabu, 24 Maret 2021 | 15:43 WIB

Duh, Kepala Sekolah Diskors karena Suruh Siswa Cari HP di Lubang Toilet

Duh, Kepala Sekolah Diskors karena Suruh Siswa Cari HP di Lubang Toilet

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:19 WIB

Terkini

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

×