Sejumlah Negara Ikut Mengecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 12:53 WIB
Sejumlah Negara Ikut Mengecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar
Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). ANTARA FOTO/Arnas Padda

Suara.com - Sejumlah negara mengecam keras serangan bom bunuh diri yang menargetkan sebuah gereja Katolik di Sulawesi Selatan yang menyebabkan sedikitnya 20 orang terluka.

"Kami sangat berduka karena sedikitnya 20 orang terluka dalam serangan teroris yang dilakukan terhadap sebuah gereja di kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia hari ini (28 Maret 2021)," kata Kementerian Luar Negeri Turki disadur dari Anadolu Agency, Selasa (30/3).

"Kami berharap cepat sembuh bagi mereka yang terluka dan menekankan bahwa kami berdiri dalam solidaritas dengan orang-orang yang bersahabat dan persaudaraan dan Pemerintah Indonesia," tambahnya.

Negara tetangga Singapura juga ikut mengutuk aksi pemboman, dengan mengatakan tidak ada pembenaran untuk kekerasan semacam itu.

"Tidak ada yang bisa membenarkan kekerasan seperti itu terhadap warga sipil dan tempat ibadah yang tidak bersalah," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (MFA), Senin (29/3) dikutip dari Channel News Asia.

Sekitar 20 orang terluka setelah dua pelaku meledakkan diri di luar sebuah gereja di kota Makassar di pulau Sulawesi.

Kerajaan Yordania pada hari Minggu juga ikut menanggapi serangan teror yang menargetkan sebuah gereja di Makassar.

Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Daifallah Dayez mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Yordania mengutuk keras serangan "pengecut", seperti diwartakan Ammon News.

Daifallah Dayez juga menekankan bahwa serangan tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan mengancam stabilitas Indonesia.

Fayez mengatakan bahwa Jordan berdiri dalam solidaritas dengan Indonesia dan berharap untuk korban yang mengalami luka segera pulih.

Ledakan di luar Gereja Katedral Hati Kudus Yesus terjadi sekitar pukul 10.30 pagi, tepat saat jemaah gereja pergi setelah misa.

Dua pelaku bom bunuh diri yang diidentifikasikan sepasang pengantin baru mencoba memasuki gereja pada Minggu pagi saat kebaktian, kata polisi.

Sementara korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit, sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai "tindakan teroris," dan mendesak masyarakat untuk tetap tenang.

"Kami akan memastikan bahwa setiap orang dapat beribadah dengan bebas, tanpa rasa takut," kata presiden dalam konferensi pers virtual.

Presiden memerintahkan polisi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut, menangkap pelaku, dan mengungkap asal-usul jaringan teroris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guntur Romli: Gus Dur Penah Bilang FPI Teroris Lokal

Guntur Romli: Gus Dur Penah Bilang FPI Teroris Lokal

Bali | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:05 WIB

Lalu-lintas di Sekitar Gereja Katedral Makassar Kembali Normal

Lalu-lintas di Sekitar Gereja Katedral Makassar Kembali Normal

Foto | Selasa, 30 Maret 2021 | 08:58 WIB

Bicara Terorisme, Ade Armando Seret Nama Habib Rizieq hingga Amin Rais

Bicara Terorisme, Ade Armando Seret Nama Habib Rizieq hingga Amin Rais

Riau | Selasa, 30 Maret 2021 | 08:04 WIB

Terkini

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:08 WIB

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB