Kapolri Perintahkan Kadensus Usut Jaringan Pelaku Teror di Mabes Polri

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 31 Maret 2021 | 22:09 WIB
Kapolri Perintahkan Kadensus Usut Jaringan Pelaku Teror di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo [Suara.com/Budi Kusumo]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Densus 88 Antiteror Polri memburu jaringan teroris yang terlibat dalam aksi lone wolf ZA (25). Wanita muda tersebut sebelumnya melakukan aksi lone wolf di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) sore.

"Jadi saya sudah perintahkan Kadensus untuk dalami dan usut terhadap kemungkinan ada kelompok jaringan terkait tersangka," kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) malam.

Berkenaan dengan itu, Listyo juga memerintahkan jajarannya untuk memperketat pengamanan. Baik di dalam markas kepolisian maupun bagi anggota yang bertugas di lapangan.

"Sekali lagi saya sampaikan ke seluruh anggota tetap beri layanan ke masyarakat, namun tingkatkan waspada, tingkatkan sistem pengamanan baik di markas komando maupun saat tugas di lapangan," ujarnya.

ZA melakukan aksi lone wolf ke Mabes Polri sore tadi. Dia melesatkan enam kali tembakan ke arah anggota yang berjaga di pos.

"Penyerangan terhadap anggota di pos jaga dengan melakukan pembakar sebanyak enam kali," ungkap Listyo.

Dua kali tembakan dilesatkan ZA ke arah anggota di pos jaga. Kemudian dua tembakan lain diarahkan ke luar.

"Dua kali penembakan ke anggota di pos dan dua kali yang ada di luar dan menembak lagi anggota yang ada di belakangnya. Kemudian terhadap yang bersangkutan tersebut dilakukan tindakan tegas terukur," tuturnya.

ISIS

baca juga

Belakangan ZA disebut berideologi radikalisme ISIS. Hal itu diketahui berdasar beberapa unggahan pada akun sosial media milik ZA.

"Yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS dibuktikan dari postingan yang bersangkutan di sosmed," ujar Listyo.

Listyo menyebut pada akun Instagram ZA yang bersangkutan sempat mengunggah bendera ISIS. Foto bendera itu diunggah tak lama sebelum yang bersangkutan melakukan aksi lone wolf sore tadi.

"Yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru dibuat atau di-posting 21 jam lalu dimana di dalamnya ada bendera ISIS dan ada tulisan terkait dengan maslaah bagaiman perjuangan jihad," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Wasiat Zakiah Zaini, Penyerang Mabes Polri: Isinya Singgung Ahok

Surat Wasiat Zakiah Zaini, Penyerang Mabes Polri: Isinya Singgung Ahok

Surakarta | Rabu, 31 Maret 2021 | 22:04 WIB

Ditemukan Sebelum Menyerang Mabes Polri, Ini Isi Surat Wasiat Zakiah Aini

Ditemukan Sebelum Menyerang Mabes Polri, Ini Isi Surat Wasiat Zakiah Aini

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 22:04 WIB

Penyerang Mabes Polri Lepaskan Enam Tembakan ke Arah Polisi

Penyerang Mabes Polri Lepaskan Enam Tembakan ke Arah Polisi

Bekaci | Rabu, 31 Maret 2021 | 22:00 WIB

Terkini

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

32 Tersangka Kasus Little Aresha Belum Semua Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:15 WIB

Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih

Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:12 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Diduga Peras ASN Demi Urus Perkara di KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Diduga Peras ASN Demi Urus Perkara di KPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:10 WIB

Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines

Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:10 WIB

Dalami Kasus Lelang Jabatan di Kuansing, KPK Periksa Sejumlah Pihak

Dalami Kasus Lelang Jabatan di Kuansing, KPK Periksa Sejumlah Pihak

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:08 WIB

7 Cara Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Berjerawat

7 Cara Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Berjerawat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:05 WIB

Guru TK Se-Indonesia Ngadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

Guru TK Se-Indonesia Ngadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:04 WIB

×