PGI Dorong Jokowi Bersungguh-sungguh Buka Ruang Dialog Jakarta-Papua

Siswanto | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 15:15 WIB
PGI Dorong Jokowi Bersungguh-sungguh Buka Ruang Dialog Jakarta-Papua
Presiden Joko Widodo [Biro Pers Istana]

Suara.com - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Kepala BIN
Daerah Papua Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya. Putu Danny tertembak anggota kelompok kriminal bersenjata saat melakukan patroli bersama Satgas TNI/Polri dan BIN untuk melihat situasi keamanan di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada Minggu (25/4/2021), pukul 15.50 WIT.

PGI melalui juru bicara, Philip Situmorang, mengapresiasi upaya dan kerja keras Putu Danny yang memberanikan diri memantau secara langsung situasi keamanan di wilayah berbahaya tersebut.

"PGI mendoakan agar keluarga almarhum memperoleh ketegaran dan dikuatkan Tuhan untuk menerima peristiwa tragis ini. Peristiwa yang sudah terjadi ini sangat tidak dikehendaki oleh siapapun yang ingin melihat Papua menjadi tanah damai. Bukan sebaliknya, Papua menjadi tanah yang membara karena dendam, kebencian dan amarah, dimana nyawa manusia menjadi taruhan sia-sia," kata Philip.

PGI juga menyampaikan dukacita atas berbagai peristiwa pembunuhan warga sipil yang terjadi di Intan Jaya dan Puncak beberapa waktu lalu sebelum kejadian gugurnya Putu Danny.

"Rangkaian peristiwa pembunuhan yang terkesan ‘saling membalas’ ini sungguh merusak citra manusia yang diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Atas alasan apapun, baik Papua merdeka ataupun NKRI harga mati, serial pembunuhan ini tak bisa ditolerir dan harus segera dihentikan karena sungguh bertentangan dengan prinsip-prinsip keadaban dan kemanusiaan," kata Philip.

Terhadap berbagai peristiwa yang semakin menoreh luka dan duka Papua, PGI menyampaikan beberapa hal berikut:

Pertama, meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri agar kasus pembunuhan terhadap Putu Danny segera diusut
tuntas dalam rangka penegakan HAM, bukan karena pembalasan dendam.

Kedua, meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengawasi upaya penegakan hukum dengan memastikan
agar warga sipil tak bersalah di wilayah tersebut terlindungi dengan baik; juga mengembangkan tata kelola kebijakan keamanan di Papua yang sungguh-sungguh humanis dan mengedepankan pendekatan budaya.

Mengutamakan pendekatan keamanan yang represif akan meningkatkan teror, ketakutan, dan semakin menggali luka Papua yang telah lama menganga, sekaligus mempertebal ‘memoria passionis’ (ingatan-ingatan tentang penderitaan) bagi generasi Papua masa depan.

Ketiga, meminta Komnas HAM untuk meningkatkan pemantauan terhadp potensi pelanggaran HAM dalam kasus
kekerasan yang terjadi di Beoga dan seluruh Papua.

"Masyarakat Papua berhak untuk mendapatkan ketenangan dan kenyamanan hidup yang dijamin oleh UU. Mereka tak boleh dibiarkan mengungsi, sehingga kehilangan kesempatan untuk mengelola sumber-sumber hidup yang Tuhan anugerahkan di tanah adat dan ulayat mereka."

"Jangan biarkan anak-anak Papua terputus hak bersekolah karena ikut mengungsi. Jangan korbankan pelayanan publik yang mengakibatkan masyarakat Papua kehilangan hak mereka untuk dilayani. Negara wajib menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua untuk tinggal di atas tanah ulayat mereka."

Keempat, mendorong Presiden Jokowi untuk sungguh-sungguh membuka ruang bagi berlangsungnya dialog Jakarta-Papua dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat Papua.

PGI berpendapat bahwa inilah pilihan jalan yang bermartabat bagi penyelesaian masalah Papua secara menyeluruh dalam koridor kebangsaan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Pesan Paskah PGI 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Isinya

Link Download Pesan Paskah PGI 2026 Resmi, Lengkap dengan Tema dan Isinya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 11:36 WIB

Ini Tema Paskah 2026 dari PGI dan Maknanya bagi Kehidupan Umat Kristen

Ini Tema Paskah 2026 dari PGI dan Maknanya bagi Kehidupan Umat Kristen

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 11:26 WIB

Demo Ricuh Berujung Maut, Prabowo Tuding Ada Makar, Kinerja Intelijen Dipertanyakan

Demo Ricuh Berujung Maut, Prabowo Tuding Ada Makar, Kinerja Intelijen Dipertanyakan

News | Minggu, 07 September 2025 | 18:05 WIB

BIN: Situasi Nasional Kondusif Pasca-Demo, Keamanan di Bawah Kendali TNI-Polri

BIN: Situasi Nasional Kondusif Pasca-Demo, Keamanan di Bawah Kendali TNI-Polri

News | Kamis, 04 September 2025 | 14:30 WIB

Ketua PGI Kecam DPR: Jangan Pura-pura Lupa, Kemarahan Rakyat bukan Datang dari Ruang Kosong!

Ketua PGI Kecam DPR: Jangan Pura-pura Lupa, Kemarahan Rakyat bukan Datang dari Ruang Kosong!

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:23 WIB

CEK FAKTA: Viral Video Sekum PGI Umumkan Bantuan Gereja via WhatsApp

CEK FAKTA: Viral Video Sekum PGI Umumkan Bantuan Gereja via WhatsApp

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:42 WIB

Eks BIN: Ada Rapat Tertutup Bahas Proklamasi Negara Riau Merdeka

Eks BIN: Ada Rapat Tertutup Bahas Proklamasi Negara Riau Merdeka

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:45 WIB

CEK FAKTA: BIN Umumkan Kudeta dan Darurat Militer Beredar di YouTube

CEK FAKTA: BIN Umumkan Kudeta dan Darurat Militer Beredar di YouTube

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:51 WIB

Perang Dunia Mengancam Indonesia? DPR dan BIN Gelar Rapat Tertutup Bahas Skenario Terburuk

Perang Dunia Mengancam Indonesia? DPR dan BIN Gelar Rapat Tertutup Bahas Skenario Terburuk

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:14 WIB

Rotasi Besar-besaran di Kemenkeu Libatkan Petinggi TNI Hingga Orang Istana, Sri Mulyani Bungkam

Rotasi Besar-besaran di Kemenkeu Libatkan Petinggi TNI Hingga Orang Istana, Sri Mulyani Bungkam

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB