TPNPB: 40 Roket dari Helikopter TNI Sasar Markas, Rumah Warga dan Gereja

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 17 Mei 2021 | 17:40 WIB
TPNPB: 40 Roket dari Helikopter TNI Sasar Markas, Rumah Warga dan Gereja
Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak. [dokumentasi]

Suara.com - Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Hal itu terjadi tatkala TNI dan Polri melakukan gerakan ofensif di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, tanggal 15 - 16 Mei 2021.

"Ada tiga helikopter milik TNI AU yang membombardir honai-honai (rumah) warga. Satu gereja di Dolinggame diledakkan oleh pasukan Indonesia. Kami ada foto-foto buktinya," kata Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Ia menuturkan, serangan udara militer Indonesia itu menargetkan markas TPNPB-OPM di Ilaga. Tapi, area sipil juga menjadi sasaran.

Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak. [dokumentasi]
Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak. [dokumentasi]

Sebby mengungkapkan, setidaknya ada 40 kali bom roket yang dilancarkan dalam serangan udara tersebut.

"Dalam serangan ini, militer dan melepaskan bom roket sekitar 40 Kali serangan udara dari militer gabungan," tulis mereka.

Sebby mengklaim, tak ada korban jiwa dari warga sipil Papua dalam operasi militer Indonesia tersebut.

"Sejak perang dimulai, ratusan warga sipil mengungsi ke kampung yang dianggap aman. Sebagian ada yang ke kota Ilaga, di rumah kepala dinas sosial. Sebagian ada yang mengungsi ke Timika dan Nabire."

Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak. [dokumentasi]
Tentara Pembebasan Negara Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka, mengklaim militer Indonesia membombardir rumah-rumah warga sipil di Ilaga, Kabupaten Puncak. [dokumentasi]

Kontak senjata

baca juga

Satu prajurit TPNPB, Edis Waker dinyatakan gugur dalam kontak senjata dengan TNI-Polri di Ilaga, Kamis (13/5).

"Mengumumkan duka nasional bagi bangsa Papua, karena seorang prajurit terbaik bangsa Papua telah gugur dalam perang pembebasan nasional. Hormat kepada almarhum Edis Waker dan, Rest in Peace. Berjuang tetap berlanjut sampai Papua merdeka," kata Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, Sabtu (15/5).

Sebby mengatakan, pasukannya terlibat kontak tembak dengan pasukan TNI-Polri di sekitar Jalan Raja Kagago-Muara, Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis pukul 07.25 WIT. Saat itu, Edis Waker tengah melakukan pemantauan bersama pasukan lainnya.

Namun, dari arah belakang, pasukan TNI-Polri rupanya tengah dalam kondisi bersiaga. Keberadaan Edis diketahui anggota TNI-Polri yang kemudian melakukan penembakan.

"Edis Waker dia duluan pantau dan pasukan lain dari belakang, tetapi ternyata anggota TNI/Polri sudah ambil posisi siaga, maka saat anggota TPNPB atas nama Edis Waker datang langsung ditembak," jelasnya.

Tiga pasukan TPNPB-OPM yang bersama Edis berhasil kabur dan melaporkan kejadian ini kepada Komando Lapangan Leri Mayu Enumbi. Atas laporan itu, pasukan TPNPB-OPM kembali melakukan penyerangan ke pihak TNI-Polri.

"Setelah mendengar anggota TPNPB gugur maka Pasukan TPNPB kembali serang," beber Sebby.

Sebby menambahkan, penyerangan berlangsung pada pukul 08.30 hingga 15.15 WIT. Dalam kontak sejata itu, satu anggota TNI dilaporkan tewas.

"Dalam serangan ini, satu anggota pasukan militer Indonesia ditembak oleh pasukan TPNPB di tempat yang sama di Uloni Jalan Muarah, Kecamatan Kagago."

TNI: 3 tewas

Satuan Tugas Operasi Gabungan TNI/Polri Nemangkawi menembak tiga anggota kelompok bersenjata kriminal (KKB)—yang saat ini telah ditetapkan sebagai kelompok teroris—di Mayumberi, Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, Ahad.

Penembakan itu terjadi setelahaksi saling tembak antara Satgas Nemangkawi dan Kelompok Lekagak Talenggeng di Jembatan Mayumberi sekitar pukul 03.19 WIT, demikian informasi dari keterangan tertulis Satgas Nemangkawi yang diterima di Jakarta, Ahad.

"Pada pukul 04.12 TNI/Polri berhasil menembak tiga teroris anggota Kelompok Teroris Lekagak Talenggeng dengan dua teroris meninggal dunia, dan satu orang melarikan diri dengan kondisi tertembak," kata Kepala Satuan Tugas Bidang Hubungan Masyarakat Operasi Nemangkawi Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy.

Ia menerangkan TNI/Polri masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi baku tembak dan petugas masih mengejar satu anggota KKB yang melarikan diri.

"Seorang KKB yang melarikan diri dengan membawa satu pucuk senjata jenis AK47 milik teroris yang meninggal dunia,” katanya.

Kombes M Iqbal Alqudusy menginformasikan bahwa olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mayumberi pada hari Ahad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontak Senjata dengan TNI-Polri, 1 Prajurit TPNPB OPM Dilaporkan Gugur

Kontak Senjata dengan TNI-Polri, 1 Prajurit TPNPB OPM Dilaporkan Gugur

News | Sabtu, 15 Mei 2021 | 12:44 WIB

Tidak Paham Sikap Pemerintah untuk Papua, Romo Magnis: Itu Gawat

Tidak Paham Sikap Pemerintah untuk Papua, Romo Magnis: Itu Gawat

News | Sabtu, 08 Mei 2021 | 06:03 WIB

Labeli TPNPB OPM jadi Teroris, Presiden Jokowi Putus Asa?

Labeli TPNPB OPM jadi Teroris, Presiden Jokowi Putus Asa?

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:46 WIB

Eks Komnas HAM Tidak Habis Pikir Pemerintah Labeli OPM Sebagai Teroris

Eks Komnas HAM Tidak Habis Pikir Pemerintah Labeli OPM Sebagai Teroris

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 15:21 WIB

Label Teroris TPNPB OPM Disebut jadi Ajang Balas Dendam Pemerintah

Label Teroris TPNPB OPM Disebut jadi Ajang Balas Dendam Pemerintah

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:40 WIB

Kritik Penyematan Label Teroris untuk KKB-OPM, LIPI: Harusnya Objektif

Kritik Penyematan Label Teroris untuk KKB-OPM, LIPI: Harusnya Objektif

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 20:02 WIB

Cap Teroris untuk Separatis Kerap Jadi Jalan Pintas Selesaikan Konflik

Cap Teroris untuk Separatis Kerap Jadi Jalan Pintas Selesaikan Konflik

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

×