Nakes Bocorkan Situasi Pandemi di Rumah Sakit Malaysia, Bikin Merinding

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 20 Mei 2021 | 14:53 WIB
Nakes Bocorkan Situasi Pandemi di Rumah Sakit Malaysia, Bikin Merinding
Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)

Suara.com - Seorang nakes di Malaysia menggunakan Instagram untuk membagikan situasi di rumah sakit dan curhat tentang kesulitan yang mereka alami setiap hari saat mengatasi virus corona.

Menyadur World of Buzz Kamis (20/05) apoteker bernama Andrew Yem itu berkata situasi kali ini adalah yang terburuk, yang pernah ia alami sejak pandemi dimulai.

"Setelah berjuang selama setahun, kami berada di posisi yang paling buruk, dari tahun lalu," tulisnya dalam postingan di Instagram.

"Kami kehabisan tempat tidur, petugas kesehatan yang lelah setelah bekerja dua shift dan kami telah mengambil dua kali lipat dari kapasitas biasanya."

Andrew juga membagikan beberapa foto tentang yang terjadi di bangsal sembari menjelaskan bahwa mereka hanya menunjukkan potongan-potongan saja dan itu tidak mewakili apa yang sepenuhnya terjadi.

Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)
Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)

"Tidak ada yang bisa menyembunyikan jumlah korban tewas yang akan terus meningkat. Ini baru permulaan dan tidak seperti yang pernah kita lihat sebelumnya," katanya.

Dia menceritakan staf medis di rumah sakitnya bekerja lembur, beberapa melewatkan makan karena jadwal yang padat dan beban kerja setiap hari.

Para dokter bekerja dalam shift panjang 12 jam dan bahkan ada yang hingga 24 jam jika mereka siap dipanggil.

Dia menambahkan bahwa kapasitas ICU meningkat hampir dua kali lipat dan berkembang ke berbagai bangsal untuk menampung lebih banyak pasien yang terisi dengan cepat.

Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)
Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)

“Saya hanya akan mengatakan ini - jika kita berpikir situasinya sudah buruk, itu akan menjadi lebih buruk. Setiap orang memiliki peran dalam pandemi ini. Para frontliner akan terus mendorong untuk melakukan apa yang kami bisa untuk pasien yang sangat membutuhkan,” katanya.

"Tapi kami tidak berharap harus memilih siapa yang hidup dan siapa yang mati. Kami benar-benar tidak berharap akan sampai pada titik di mana kami begitu kelebihan beban sehingga kami tidak dapat mengatasinya lagi."

“Jangan memikirkan hal-hal negatif dan 'bagaimana jika' karena itu tidak akan mengubah apa yang sedang terjadi. Sebaliknya, mari kita hadapi kenyataan suram dari situasi ini dengan persatuan, berdiri dalam solidaritas sebagai orang Malaysia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insentif Disunat hingga Rp 10 Juta, Nakes Dipaksa Bungkam

Insentif Disunat hingga Rp 10 Juta, Nakes Dipaksa Bungkam

Jabar | Rabu, 19 Mei 2021 | 10:00 WIB

Larang Penggunaan 2 Obat Herbal, BPOM Minta Nakes Edukasi Pasien Covid-19

Larang Penggunaan 2 Obat Herbal, BPOM Minta Nakes Edukasi Pasien Covid-19

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 06:35 WIB

Tantangan Nakes Solo: Lawan Pandemi, Juga Lawan Warga Tak Percaya Covid-19

Tantangan Nakes Solo: Lawan Pandemi, Juga Lawan Warga Tak Percaya Covid-19

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 08:35 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB