Dorong Jokowi 3 Periode, Arief Poyuono: Saya Sudah Usulkan ke Theree Masketeers Istana

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 23 Juni 2021 | 17:12 WIB
Dorong Jokowi 3 Periode, Arief Poyuono: Saya Sudah Usulkan ke Theree Masketeers Istana
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Antara)

Suara.com - Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaku mendukung masa jabatan presiden diperpanjang dengan dalih darurat pandemi Covid-19. Ia mengklaim sudah mengusulkan hal itu ke orang-orang dekat Presiden Joko Widodo di Istana.

"Ya sudah saya usulin (masa jabatan presiden ditambah) ke Three Masteers. Iya kan kalau The Three Masketeers pasti orang dekatnya dia (presiden)," kata Arief saat dihubungi Suara.com, Rabu (23/6/2021).

Arief menyampaikan, The Three Masketeers ini kekinian masih menjabat di pemerintahan Jokowi. Kendati begitu, ia tak membeberkan nama-nama orang dekat Jokowi yang dimaksud.

"Tebak-tebak kalau saya ngomong enggak enak gitu loh. Rahasia gitu loh karena saya harus merahasiakan," tuturnya.

Sementara di sisi lain, Arief mengatakan, masa jabatan presiden perlu ditambah sebab tak ada yang memastikan pandemi Covid kapan berakhir. Nantinya, kata dia, Pemilu 2024 tak perlu lagi digelar.

"Bahaya penyebaran covidnya tinggi. Yakan lebih baik diperpanjang aja masa jabatanya Jokowi sama DPR RI," ujarnya.

Ketika disinggung terkait dengan upaya harus melakukan amandemen UUD 1945 terutama pasal 7 tentang masa jabatan presiden jika menambah masa jabatan, Arief menyatakan mau tak mau harus dilakukan. Namun, jika tidak menurutnya bisa melalui jalan alternatif.

"Kalau amandemen nggak bisa kan bisa lewat backstreet. Artinya memang harus lewat amandemen dong. Di UUD 45 itu cuma dua periode kan. Nah apakah itu nggak bisa. Sekarang pertanyaan nya apa nggak bisa ketika negara mau tenggelam gitu. Apa masih tetap berpegang pada konstitusi kita. Kan dinamis," tandasnya.

Isu Perpanjang Masa Jabatan

baca juga

Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan, mengungkapkan, bahwa memang ada usaha mengupayakan memperpanjang masa jabatan presiden dengan alasan force majeure pandemi Covid-19. Syarief mengaku mendengar hal itu secara informal dan berkembang di parlemen.

"Yang saya dengar ada usaha untuk memperpanjang masa jabatan (presiden) dengan alasan force majeure covid gitu," kata Syarief saat dihubungi Suara.com, Selasa (22/6/2021).

Syarief menyampaikan, kalau isu informal tersebut sudah dirinya dengar sejak beberapa minggu lalu. Kendati begitu, ia mengatakan, belum mengetahui siapa yang mengusulkan pertama kali isu tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Formappi Curiga Ada Peran Parpol di Balik Wacana Presiden 3 Periode

Formappi Curiga Ada Peran Parpol di Balik Wacana Presiden 3 Periode

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 16:50 WIB

Soal Isu 3 Periode, Pendukung Jokowi Disebut Tak Paham Konstitusi dan Sejarah Reformasi

Soal Isu 3 Periode, Pendukung Jokowi Disebut Tak Paham Konstitusi dan Sejarah Reformasi

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:18 WIB

Soal Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, PAN: Membunuh Karakter!

Soal Isu Masa Jabatan Presiden 3 Periode, PAN: Membunuh Karakter!

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:32 WIB

Pendukung Cek Ombak, Jabatan 3 Periode Godaan Semu yang Bisa Jerumuskan Jokowi?

Pendukung Cek Ombak, Jabatan 3 Periode Godaan Semu yang Bisa Jerumuskan Jokowi?

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:15 WIB

Terkini

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:31 WIB

Perpres Pelindungan Jaksa Dinilai Terlalu Longgar, Pakar Minta Batas Pelibatan TNI Dipertegas

Perpres Pelindungan Jaksa Dinilai Terlalu Longgar, Pakar Minta Batas Pelibatan TNI Dipertegas

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:20 WIB

Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?

Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin

Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:57 WIB

Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah

Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:56 WIB

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:51 WIB

Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR

Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:37 WIB

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

×