Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:56 WIB
Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Istana Kepresidenan menghormati proses hukum oleh Polri terkait dugaan korupsi yang menyeret Jampidsus Febrie Adriansyah sejak Juli 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto mendukung tindakan tegas aparat penegak hukum dan berkomitmen penuh untuk memberantas korupsi di Indonesia.
  • Pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjaga stabilitas nasional sambil menanti hasil penyidikan resmi terhadap pihak yang terlibat kasus.

Suara.com - Istana Kepresidenan akhirnya buka suara terkait tiga dugaan skandal korupsi yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah tim gabungan Polri menggeledah sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif," kata Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Prasetyo menegaskan, sejak awal Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, kepala negara berulang kali mengingatkan seluruh aparatur negara agar segera berbenah dan membersihkan diri.

"Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan," ujarnya.

Prasetyo mengatakan Prabowo terus menegaskan bahwa korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa. Meski demikian, pemerintah tidak boleh menyerah dalam menghadapi tantangan tersebut.

"Pemerintah terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih," kata Prasetyo.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan di tengah proses penegakan hukum.

"Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa. Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa serta mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.

baca juga

Keberadaan Febrie Masih Jadi Tanda Tanya

Sebelumnya diberitakan, keberadaan Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Kamis (9/7/2026) sore belum diketahui. Namanya menjadi sorotan publik setelah tim gabungan Polri menggeledah sejumlah lokasi pada Rabu (8/7) dalam penyidikan tiga dugaan skandal korupsi yang disebut menyeret namanya.

Sejumlah sumber kepada Suara.com menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengetahui perkembangan penyidikan tersebut. Sumber itu juga mengklaim Presiden meminta aparat penegak hukum bertindak tegas apabila memang diperlukan untuk memperlancar proses hukum.

"Yang saya tahu, presiden minta Febrie Adriansyah ditangkap bila memang itu untuk mempermudah pengusutan," ujar sumber tersebut.

Sumber yang sama menyatakan Prabowo tidak akan pandang bulu terhadap pejabat negara yang tersandung persoalan hukum.

Sementara itu, mengenai isu adanya pertemuan di rumah dinas Presiden di Widya Chandra pada Kamis pagi yang dikaitkan dengan nasib Febrie, sumber tersebut memastikan kabar itu tidak benar.

"Tidak ada pertemuan di Widya Chandra hari Kamis pagi. Pada pukul itu, presiden ada acara di Bekasi," katanya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan Febrie Adriansyah maupun tanggapan langsung dari yang bersangkutan terkait penyidikan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:51 WIB

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×