Perpisahan Sekolah Bawa Petaka, Nyaris 1000 Siswa Positif Corona

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 30 Juni 2021 | 09:52 WIB
Perpisahan Sekolah Bawa Petaka, Nyaris 1000 Siswa Positif Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Siswa sekolah menengah dari seluruh negeri di Spanyol pergi berlibur ke pulau Majorca untuk mengadakan pesta perpisahan. Setelahnya, mereka dilaporkan membawa virus ke 10 dari 17 wilayah di negara itu.

Sementara sumber pasti wabah belum dikonfirmasi dan pihak berwenang sedang menyelidiki peran konser reggaeton di arena adu banteng di Palma dan pesta-pesta berikutnya di hotel dan kapal pesiar.

Menyadur Anadolu Agency Rabu (30/06) nyaris 1000 siswa di Spanyol dinyatakan positif corona setelah mengikuti acara perpisahan di pulau Majorca dan jumlah orang yang terkena wabah terus bertambah dengan cepat. 

Pada hari Jumat, ada sekitar 500 kasus virus yang dilaporkan terkait dengan perjalanan siswa.

Sebagian besar siswa yang melakukan kontak di perayaan itu ditangkap dan dipaksa untuk dikarantina di hotel di pulau Mediterania terlepas apakah mereka dinyatakan positif atau tidak.

Pulau Majorca, Spanyol. (Shutterstock)

Pada hari Senin, ibu dari salah satu siswa yang dipaksa karantina menuntut ke pengadilan. Beberapa siswa memposting video di media sosial dan menyebutnya sebagai penculikan.

Di tempat lain, melacak siswa yang berpartisipasi dalam acara perpisahan tersebut terbukti lebih sulit.

Di kota Pontevedra di Galicia, tempat puluhan siswa dipanggil untuk mengikuti tes PCR, hanya sekitar setengahnya yang muncul, menurut penyiar Spanyol Antena 3.

Acara superspreader di Kepulauan Balearic terbesar di Spanyol itu terjadi hanya beberapa hari sebelum kepulauan itu akan ditambahkan ke daftar hijau Inggris.

Wabah di Majorca memicu peningkatan kasus corona di sebagian besar Spanyol, tapi pulau-pulau itu sendiri masih memiliki tingkat infeksi jauh di bawah rata-rata nasional.

Spanyol, yang telah banyak mempromosikan pariwisata musim panas ini, memiliki tingkat infeksi COVID-19 tertinggi kedua di Uni Eropa, di bawah Portugal, menurut Pusat Pengendalian Penyakit Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditemukan Surat "Perpisahan" di Kantong John McAfee dalam Sakunya

Ditemukan Surat "Perpisahan" di Kantong John McAfee dalam Sakunya

Tekno | Selasa, 29 Juni 2021 | 08:03 WIB

Surat Perpisahan Marc Klok untuk Persija dan Jakmania, Isinya Mengharukan

Surat Perpisahan Marc Klok untuk Persija dan Jakmania, Isinya Mengharukan

Bola | Rabu, 23 Juni 2021 | 20:41 WIB

Acara Perpisahan Sekolah Dibubarkan Satgas Covid-19, Ini Alasannya

Acara Perpisahan Sekolah Dibubarkan Satgas Covid-19, Ini Alasannya

Jabar | Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB