Heboh Ingin Ketemu Rani, Ribuan Warga Bangladesh Nekat Terobos Lockdown

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:34 WIB
Heboh Ingin Ketemu Rani, Ribuan Warga Bangladesh Nekat Terobos Lockdown
Sebuah warga Bangladesh ingin ketemu Rani. (Shutterstock).

Suara.com - Ribuan warga Bangladesh rela menerobos lockdown nasional untuk melihat Rani, sapi kerdil setinggi 51 sentimeter (20 inci) yang diakui pemiliknya sebagai sapi terkecil di dunia.

Sapi kerdil berusia 23 bulan itu mendadak tenar setelah beberapa surat kabar dan stasiun televisi meliputnya di sebuah peternakan di dekat Dhaka. Gambar Rani di media sosial langsung viral dan membuat orang penasaran.

Meskipun transportasi nasional ditutup karena virus corona, warga tetap berbondong-bondong naik becak ke pertanian di Charigram, sekitar 30 km barat daya Dhaka.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini dalam hidup saya. Tidak pernah," kata Rina Begum, 30, yang berasal dari kota tetangga.

Rani memiliki panjang 66 cm (26 inci) dan beratnya hanya 26 kilogram (57 pon) tetapi pemiliknya mengatakan itu 10 sentimeter lebih pendek dari sapi terkecil di Guinness World Records.

Warga memberi makan seekor sapi kerdil bernama Rani di sebuah peternakan sapi di Charigram, Ashulia, Savar, Bangladesh, pada (6/7/2021). [Munir Uz zaman / AFP]
Warga memberi makan seekor sapi kerdil bernama Rani di sebuah peternakan sapi di Charigram, Ashulia, Savar, Bangladesh, pada (6/7/2021). [Munir Uz zaman / AFP]

MA Hasan Howlader, manajer peternakan Shikor Agro, mengukur Rani untuk membuktikan jika ukuran tubuhnya lebih kecil dari sapi di Kerala, India yang saat ini memegang rekor dunia, Manikyam.

"Orang-orang datang dari jauh meskipun ada penguncian virus corona. Sebagian besar ingin berselfie dengan Rani," kata Howlader kepada AFP.

Fenomena Rani rupanya sudah sampai ke telinga Guinness World Records dan mereka berjanji memberi keputusan dalam waktu tiga bulan.

"Lebih dari 15.000 orang telah datang untuk melihat Rani dalam tiga hari terakhir saja," katanya. "Jujur, kami lelah."

baca juga

"Kami tidak mengharapkan minat yang begitu besar. Kami tidak berpikir orang akan meninggalkan rumah mereka karena situasi virus yang memburuk. Tapi mereka datang ramai-ramai," kata Howlader.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beginilah Penampakan Rani, Sapi Terkecil dari Bangladesh

Beginilah Penampakan Rani, Sapi Terkecil dari Bangladesh

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:30 WIB

Ribuan Pekerja Migran Tinggalkan Ibu Kota Bangladesh saat Pengetatan Lockdown

Ribuan Pekerja Migran Tinggalkan Ibu Kota Bangladesh saat Pengetatan Lockdown

Foto | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:00 WIB

Indonesia, Bangladesh, Rusia Berjuang Keras Perangi Covid-19 Varian Delta

Indonesia, Bangladesh, Rusia Berjuang Keras Perangi Covid-19 Varian Delta

News | Senin, 28 Juni 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×