Jepang Mau Evakuasi Warganya dari Indonesia karena Covid-19 Meroket, DPR: Sah-sah Saja

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:31 WIB
Jepang Mau Evakuasi Warganya dari Indonesia karena Covid-19 Meroket, DPR: Sah-sah Saja
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani memandang wajar terhadap rencana Pemerintah Jepang untuk membawa mudik atau pulang kampung pekerjanya di Indonesia. Rencana itu tentunya berikata dengan situasi Pandemi Covid-19 di tanah air.

Menurut Christina langkah melindungi warga negaranya itu tidak hanya dilakukan pemerintah Jepang. Melainkan pemerintah negara lainnya, termasuk Indonesia.

Dia berujar pemerintah Indonesia juga melakukan hal serupa terhadap India ketika negara tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

"Pandangan saya sah-sah saja. Ini kebijakan yang diambil pemerintah negara lain untuk melindungi warganya," kata Christina kepada wartawan, Jumat (16/7/2021),

Kendati begitu, dia menilai keputusan negara-negara terhadap Indonesia saat ini harus dijadikan cambuk. Mengingat pada saat ini beberapa negara mengambil kebijakan melarang masuk warga negara asal Indonesia.

"Ini menjadi cambuk bagi kita semua, tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat bahwa situasi saat ini sangat memprihatikan. Pemerintah telah menerapkan PPKM Darurat, ini harus dipatuhi oleh warga tanpa keraguan lagi.

"Kita harus tegas, saya mendukung pemberian sanksi tegas dari Pemerintah bagi pelanggar kebijakan ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang rencananya akan membawa pekerja mereka kembali ke negara asal pada hari Rabu (14/07) kemarin. Namun Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan belum ada realisasi hingga saat ini.

Juru bicara Kemlu RI juga mengatakan belum menerima informasi lanjutan tentang repatriasi dari pemerintah Jepang.

"Masih belum direalisasikan tapi ini merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga negaranya," jelasnya.

"Sama halnya, Indonesia pernah memulangkan WNI dari Wuhan dan juga kru kapal pesiar yang bersandar di Jepang pada saat awal Covid-19."

Menyadur NHK Kamis (15/7/2021), varian Delta membuat angka Covid-19 di Indonesia melonjak tajam dengan kasus harian baru mencapai 48 ribu dan 864 kematian pada Selasa lalu.

Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut sembilan ekspatriat meninggal antara 26 Juni hingga 12 Juli karena virus corona. Beberapa dari mereka berusia 30-an dan 40-an.

Satu perusahaan akan menerbangkan pesawat sewaan pada hari Rabu untuk mengevakuasi karyawan dan anggota keluarga mereka untuk keluar dari Indonesia.

Salah satu pekerja Jepang, Okutsu So yang bekerja perusahaan logistik Jepang di Jakarta mengatakan banyak orang akan kembali ke Jepang bulan ini atas instruksi kantor pusat.

Selama ini Okutsu tinggal dengan banyak pekerja dan merupakan satu-satunya ekspatriat Jepang di kantor mereka.

Rencananya, keluarga Okutsu akan bergabung dengannya bulan depan, tapi gagasan itu langsung dibatalkan secara mendadak karena dinilai berisiko tinggi.

Dia mengatakan meskipun merindukan mereka, ini belum saatnya membawa keluarga ke Indonesia karena layanan medis RI sedang runtuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Pengangguran Naik Dua Kali Lipat, Wagub DKI: Konsekuensi Pandemi

Angka Pengangguran Naik Dua Kali Lipat, Wagub DKI: Konsekuensi Pandemi

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:46 WIB

Jepang Kirim 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca ke Indonesia Malam Ini

Jepang Kirim 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca ke Indonesia Malam Ini

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:51 WIB

Indonesia Kembali Terima Vaksin Moderna dan AstraZeneca dari Amerika Serikat dan Jepang

Indonesia Kembali Terima Vaksin Moderna dan AstraZeneca dari Amerika Serikat dan Jepang

Sulsel | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:39 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB