Ade Armando Dikecam Publik, Kawal Covid-19: Pengin Sih Edukasi Baca Data, Tapi...

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Senin, 19 Juli 2021 | 14:41 WIB
Ade Armando Dikecam Publik, Kawal Covid-19: Pengin Sih Edukasi Baca Data, Tapi...
Ade Armando.[YouTube/CokroTV]

Suara.com - Dosen UI Ade Armando tengah menjadi buah bibir publik lantaran cuitannya yang membandingkan jumlah angka kematian akibat Covid-19 di Indoneia dan Inggris.

Cuitan Ade Armando itu penuh dengan kritikan dari publik. Ade dinilai memberikan data tanpa adanya rasa empati.

Sejumlah tokoh dan warganet ikut memberikan tanggapannya mengenai cuitan tersebut.

Setelah menuai hujatan dari publik. Ade Armando pun menyinggung soal kaum SJW dan Kadrun.

Dalam cuitannya tersebut, Ade mengaku heran dengan publik yang murka dengannya terkait data yang ia berikan.

"Selama ini kaum SJW dan Kadrun senang menunjukkan jumlah korban meninggal Covid di Indonesia jauh lebih tinggi daripada Singapura dan Malaysia," cuitnya.

"Sekarang kok murka ketika saya menunjukkan jumlah korban meninggal akibat Covid di Indonesia jauh lebih rendah daripada Inggris?" lanjutnya.

Cuitan Kawal Covid-19. (Twitter)
Cuitan Kawal Covid-19. (Twitter)

Cuitan tersebut mendapat tanggapan dari tim Kawal Covid-19. Dia mengaku ingin memberikan edukasi soal data yang diungkapkan oleh Ade Armando.

"Pingin sih sedikit mengedukasi tentang signifikansi statistik yang you kutip dan cara membacanya dalam konteks, sekaligu kenapa penting bicara data dengan empati," balasnya, dikutip Suara.com.

Akan tetapi, tim Kawal Covid-19 mengaku tidak ingin menjadi manusia seperti Ade Armando.

"Cuma kami nggak pengen jadi manusia mubazir seperti you," jelasnya.

Bandingkan Jumlah Angka Kematian

Sebelumnya, Ade membandingkan data kematian antara Inggris dan Indonesia.

"Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid 128 ribu. Penduduk RI 270 juta, meninggal karena Covid 73 ribu," kata Ade melalui akun Twitternya @adearmando1 pada Minggu (18/7/2021).

Tidak ada penjelasan yang mendalam saat Ade menyampaikan data tersebut. Hal tersebut pula yang memancing respons beragam dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Informasi Lengkap Call Center Covid-19 Semua Kecamatan di Kota Batam

Informasi Lengkap Call Center Covid-19 Semua Kecamatan di Kota Batam

Batam | Senin, 19 Juli 2021 | 14:16 WIB

Jemaah An Nadzir Salat Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Jemaah An Nadzir Salat Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Foto | Senin, 19 Juli 2021 | 14:07 WIB

Poco-poco Penanganan Pandemi

Poco-poco Penanganan Pandemi

Your Say | Senin, 19 Juli 2021 | 14:05 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Tabung Selam Bisa Dipakai sebagai Pengganti Tabung Oksigen Medis?

CEK FAKTA: Benarkah Tabung Selam Bisa Dipakai sebagai Pengganti Tabung Oksigen Medis?

News | Senin, 19 Juli 2021 | 14:06 WIB

Angka Kematian Covid-19 Meroket, PSI Minta Anies Buat Fasilitas Kremasi Jenazah

Angka Kematian Covid-19 Meroket, PSI Minta Anies Buat Fasilitas Kremasi Jenazah

News | Senin, 19 Juli 2021 | 13:54 WIB

Ade Armando Singgung SJW dan Kadrun, Tim Kawal COVID-19: Manusia Mubazir

Ade Armando Singgung SJW dan Kadrun, Tim Kawal COVID-19: Manusia Mubazir

Batam | Senin, 19 Juli 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB