Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Minta Dilayani, Bergaya Seperti di Zaman Kolonial!

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 27 Juli 2021 | 10:45 WIB
Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Minta Dilayani, Bergaya Seperti di Zaman Kolonial!
Jokowi sebut ASN bukan pejabat seperti di zaman kolonial. (Tangkapan layar/Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut  aparatur sipil negara (ASN) bukanlah pejabat yang minta dilayani atau pejabat seperti zaman kolonial. Namun setiap ASN kata Jokowi harus memiliki orientasi yang sama memberikan yakni pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu, itu tidak perlu lagi, bukan zamannya lagi," ujar Jokowi saat peluncuran Core values dan employer branding aparatur sipil negara (ASN) secara virtual, Selasa (26/7/2021).

Jokowi menuturkan setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani untuk membantu masyarakat. Karena itu kata Jokowi, ASN dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan oleh negara.

"Otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel, dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah bangsa dan negara serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan di tengah dunia yang penuh disrupsi, peningkatan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi mutlak bagi ASN.

Sebab kata Jokowi, banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, satu daerah, satu kementerian atau lembaga, maupun, oleh satu keahlian dan satu disiplin ilmu.

Karennanya, kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah lintas ilmu, lintas profesi menjadi sangat penting. 

"Semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin. Saat ini dunia menjadi serba hybrid serba collaboratif, tidak boleh lagi ada ego baik ego sektor, ego daerah dan ego ilmu," tutur Jokowi.

Tak hanya itu, Kepala Negara menuturkan  bahwa setiap pemerintah daerah memiliki semboyannya masing-masing. 

baca juga

Kata Jokowi, ada semboyannya yang berhati nyaman, berirama, bersahabat dan masih banyak lainnya.

"Variasi semboyan antar daerah itu baik-baik saja, setiap daerah mempunyai kekhasan masing-masing, bahkan banyak daerah yang semboyannya menggunakan bahasa daerah. Kekhasan daerah itu memperkaya keberagaman kita, asalkan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai universal," kata Jokowi.

Karena itu, Jokowi menegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara di manapun bertugas, seharusnya memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama serta mempunyai semboyan yang sama, 

ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah kata Jokowi juga harus mempunyai core values yang sama, 


"ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa dokter, perawat, analisis kebijakan sebagai administratur, juga petugas Satpol PP, seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama, bahkan pegawai BUMN dan pegawai pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama," katanya 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blusukan Jokowi ke Apotek Menuai Kritik, Ali Ngabalin: Barisan Sakit Hati

Blusukan Jokowi ke Apotek Menuai Kritik, Ali Ngabalin: Barisan Sakit Hati

Riau | Selasa, 27 Juli 2021 | 08:54 WIB

Parto Mabuk Rusak Belasan Mobil dan 4 Berita Viral Lainnya

Parto Mabuk Rusak Belasan Mobil dan 4 Berita Viral Lainnya

News | Senin, 26 Juli 2021 | 22:15 WIB

Pimpin Vicon PPKM Level 4, Kabarhakam Tekankan Hal Ini

Pimpin Vicon PPKM Level 4, Kabarhakam Tekankan Hal Ini

Kaltim | Senin, 26 Juli 2021 | 21:08 WIB

Update Penanganan Covid-19 di Indonesia saat PPKM Level 4

Update Penanganan Covid-19 di Indonesia saat PPKM Level 4

Video | Senin, 26 Juli 2021 | 19:50 WIB

Terkini

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

×