Pabrik Pengolahan Sampah di Kota Leverkusen Meledak, Dua Tewas dan 30 Terluka

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:45 WIB
Pabrik Pengolahan Sampah di Kota Leverkusen Meledak, Dua Tewas dan 30 Terluka
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya dua tewas dan lima orang hilang akibat ledakan di pabrik pengolahan sampah di kota Leverkusen, Jerman pada Selasa (27/7/2021).

Menyadur Euro News Rabu (28/7/2021) ledakan tersebut terjadi di pabrik pembakaran sampah yang terletak di kawasan industri Chempark, Leverkusen, pada pukul 09.30 waktu setempat.

Pemerintah kota Leverkusen mengungkapkan lebih dari tiga puluh orang terluka akibat ledakan tersebut, tiga diantaranya dalam kondisi kritis.

"Pikiran saya tertuju pada korban luka dan kerabatnya. Pencarian orang hilang masih berlangsung. Sayangnya, harapan untuk menemukan mereka hidup memudar," kata kepala Chempark Lars Friedrich.

Penyebab ledakan tersebut masih belum diketahui dan masih diselidiki oleh pihak berwenang.

Pemerintah mengatakan setelah ledakan tersebut sebuah tangki pelarut terbakar, tetapi dapat dipadamkan setelah empat jam dan situasi sudah terkendali.

Kantor Federal Jerman untuk Perlindungan Sipil dan Bantuan Bencana mengklasifikasikan ledakan tersebut termasuk ancaman ekstrem.

Sekitar 360 petugas layanan darurat dikerahkan untuk mengevakuasi para korban ledakan. Termasuk pemadam kebakaran dari Cologne, sekitar 20 kilometer dari kota Leverkusen.

Akibat ledakan itu, beberapa ruas jalan utama di sekitar lokasi ditutup.

Pihak berwenang meminta warga di sekitar lokasi ledakan untuk menutup jendela dan pintu dan menjauhi distrik Bürrig di mana Chempark berada.

Dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan bahwa telah menguji udara di sekitar pabrik tersebut dan dalam kondisi aman.

Kota Leverkusen adalah rumah bagi Bayer, salah satu perusahaan kimia terbesar di Jerman.

Menurut Currenta, Chempark adalah salah satu kawasan industri terbesar di Eropa, lebih dari 70 perusahaan berbasis di lokasi tersebut.

Insiden ledakan itu terjadi tak lama setelah Jerman diterjang banjir bandang yang menewaskan sedikitnya 180 orang di Rhine-Westphalia Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ini Dipaksa Pindahkan Patung Ayah dari Kuburan, Alasannya: Mirip Hitler

Pria Ini Dipaksa Pindahkan Patung Ayah dari Kuburan, Alasannya: Mirip Hitler

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB

Pesenam Putri Jerman di Tokyo Lawan Seksualisasi dengan Baju Lebih Tertutup

Pesenam Putri Jerman di Tokyo Lawan Seksualisasi dengan Baju Lebih Tertutup

Sport | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:52 WIB

Baluri Tubuh dengan Lumpur Saat Liputan Banjir, Reporter TV Minta Maaf

Baluri Tubuh dengan Lumpur Saat Liputan Banjir, Reporter TV Minta Maaf

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 18:08 WIB

Terkini

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB