CEK FAKTA: Tak Boleh Makan dan Minum Mengandung Alkohol hingga Soda Usai Divaksin?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 12:15 WIB
CEK FAKTA: Tak Boleh Makan dan Minum Mengandung Alkohol hingga Soda Usai Divaksin?
Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan setelah divaksin dilarang mengonsumsi makan dan minum mengandung alkohol selama enam bulan.

Narasi tersebut beredar luas di jejaring media sosial WhatsApp.

Berikut isi narasinya:

"Ya cin..baik nya gt..min 6 bln..setlh selesai vaksin semua..

Jgn minum atau mkn yg berbau alkohol termasuk tape ya khan ada fermentasinya alkohol spr fant dll nya itu.."

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)
Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (16/8/2021), klaim yang menyebut usai divaksin dilarang mengonsumsi makan dan minum mengandung alkohol adalah klaim yang salah.

Setelah ditelusuri, belum ada hasil penelitian yang membuktikan mengonsumsi makan dan minum alkolo dan soda setelah divaksin Covid-19 dapat berpengaruh terhadap keefektifan vaksin.

Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)
Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)

Dikutip dari Kompas, ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret, Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, larangan mengonsumsi makanan dan minuman beralkohol seperti tape bergantung pada kondisi kesehatan yang melatarbelakangi setiap orang, bukan mempengaruhi efektivitas vaksin.

Sementara itu, dilansir dari The New York Times, peneliti dari Departemen Kesehatan Umum Unoversitas Harvard, Vasanti S. Malik menjelaskan, mengonsumsi minuman bersoda dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktulama berbahaya bagi kesehatan, bukan mempengaruhi efektivitas vaksin.

Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)
Fakta usai divaksin dilarang makan minum alkohol dan soda (Turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut usai divaksin dilarang makan dan minum mengandung alkohol dan soda adalah klaim yang salah.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ardi Bakrie Kecelakaan saat Kabur dari Panti Rehabilitasi?

CEK FAKTA: Benarkah Ardi Bakrie Kecelakaan saat Kabur dari Panti Rehabilitasi?

Entertainment | Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:18 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Video Kondisi Kesehatan SBY Semakin Parah Karena Kena Azab?

CEK FAKTA: Benarkah Video Kondisi Kesehatan SBY Semakin Parah Karena Kena Azab?

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 14:21 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Lebih Banyak Terpapar Varian Delta?

CEK FAKTA: Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Lebih Banyak Terpapar Varian Delta?

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 10:47 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB