Tiga Hari Setelah Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Kembali ke Sekolah

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:40 WIB
Tiga Hari Setelah Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Kembali ke Sekolah
Wanita di Afghanistan kembali ke sekolah. (AFP/Aref Karimi)

Suara.com - Gadis-gadis di kota Herat, Afghanistan barat kembali ke sekolah hanya beberapa hari setelah ibu kota negaranya, Kabul direbut oleh Taliban.

Menyadur Al Jazeera Rabu (18/08), kota Herat berbatasan dengan Iran, menjadikan kota Jalur Sutra kuno ini masuk dalam pengecualian dari titik lain yang lebih konservatif.

Wanita dewasa dan anak-anak di kota ini berjalan lebih bebas di jalanan, menghadiri sekolah dan perguruan tinggi yang terkenal dengan puisi dan seninya.

Saat sekolah membuka pintunya, para siswa bergegas menyusuri koridor dan mengobrol di halaman, seolah tidak menyadari gejolak yang melanda negaranya dalam dua minggu terakhir.

“Kami ingin maju seperti negara lain,” kata salah satu mahasiswi bernama Roqia. “Kami berharap Taliban akan menjaga keamanan. Kami tidak menginginkan perang, kami menginginkan perdamaian di negara kami.”

Wanita di Afghanistan kembali ke sekolah. (AFP/Aref Karimi)
Wanita di Afghanistan kembali ke sekolah. (AFP/Aref Karimi)

Berdasarkan sejarah tahun 90-an, di bawah kekuasaan Taliban yang menerapkan hukum Islam garis keras, sebagian besar wanita Afghanistan tidak mendapat pendidikan dan pekerjaan.

Para wanita boleh muncul di depan umum dengan penutup wajah dengan pendamping pria. Kini apa yang akan terjadi dengan wanita Afghansitan di bawah kekuasaan masih belum jelas.

Di depan umum, Taliban berusaha untuk mendorong narasi dengan juru bicara yang mengumumkan pengampunan resmi untuk semua orang yang terlibat dalam perang.

Selama konferensi pers resmi pertama di Kabul, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kelompoknya “berkomitmen untuk membiarkan perempuan bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip Islam”.

Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid saat konferensi pers di Kabul, Selasa (17/8/2021). (Foto: AFP)
Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid saat konferensi pers di Kabul, Selasa (17/8/2021). (Foto: AFP)

Ketika ditanya tentang perbedaan gerakan 20 tahun lalu denan Taliban hari ini, Mujahid memberikan jawaban yang 'berbeda secara positif dari langkah-langkah sebelumnya'.

"Jika pertanyaannya didasarkan pada ideologi dan keyakinan, tidak ada perbedaan tapi jika kita menghitungnya berdasarkan pengalaman, kedewasaan, dan wawasan, tidak diragukan lagi ada banyak perbedaan."

Namun, selama wawancara dengan Sky News minggu ini, juru bicara Taliban lainnya, Suhail Shaheen, menawarkan jaminan dengan mengatakan para wanita “bisa mengenyam pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi, universitas.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Wanita di Afghanistan Tidak Kabur: Saya Kini Duduk Menunggu Dibunuh Taliban

Wali Kota Wanita di Afghanistan Tidak Kabur: Saya Kini Duduk Menunggu Dibunuh Taliban

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 16:01 WIB

Ketakutan Wanita Afghanistan Jika Taliban Berkuasa

Ketakutan Wanita Afghanistan Jika Taliban Berkuasa

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Aktivis Terkemuka Arab Saudi yang Perjuangkan Hak Wanita, Dijatuhi Hukuman

Aktivis Terkemuka Arab Saudi yang Perjuangkan Hak Wanita, Dijatuhi Hukuman

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 19:56 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB