Fosil Perempuan di Sulawesi Ungkap Hubungan dengan Penduduk Asli Australia

Reza Gunadha, ABC

Senin, 30 Agustus 2021 | 14:11 WIB
Fosil Perempuan di Sulawesi Ungkap Hubungan dengan Penduduk Asli Australia
Ilustrasi fosil. [Eurekalert]

“Kebudayaan purba ini memiliki kontak terbatas dengan komunitas awal Sulawesi lainnya atau pulau-pulau terdekat, dan selama ribuan tahun terisolasi,” kata Adhi dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Indonesia.

Para arkeolog telah lama memperdebatkan asal-usul orang Toalean. Namun, analisis DNA Besse telah mengkonfirmasi bahwa orang Toalean terkait dengan manusia modern pertama yang memasuki kawasan Wallacea sekitar 65.000 tahun yang lalu, yaitu nenek moyang orang Aborigin Australia dan orang Melanesia.

"Para pemburu-pengumpul pelaut ini adalah penghuni paling awal di Benua Sahul, benua super yang muncul selama Pleistosen (Zaman Es) ketika permukaan laut turun, dan menyingkap jalur darat antara Australia dan Papua," kata Prof. Adam.

“Untuk mencapai Sahul, kelompok manusia perintis ini melakukan penyeberangan laut melalui Wallacea, namun sampai sekarang masih sedikit yang diketahui tentang perjalanan mereka,” jelasnya.

Menurut keterangan pers dari Griffith University, analisis genomik terhadap DNA Besse dilakukan oleh Selina Carlhoff dari Max Planck Institute for the Science of Human History di Jena, Jerman, di bawah pengawasan Profesor Cosimo Posth (University of Tübingen) dan Profesor Johannes Krause (Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Leipzig).

Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar setengah dari DNA Besse sama dengan DNA penduduk asli Australia saat ini dan DNA orang Melanesia. Ini mencakup DNA yang diwarisi dari manusia Denisovan yang sekarang sudah punah, sepupu jauh manusia Neanderthal yang fosilnya hanya ditemukan di Siberia dan Tibet.

"Faktanya, proporsi DNA Denisovan pada Besse terhadap kelompok manusia purba serta manusia masa kini lainnya di wilayah tersebut menunjukkan titik pertemuan penting antara spesies kita dan Denisovan berada di Sulawesi dan wilayah Wallacea lainnya," jelas Prof. Cosimo Posth.

Penelitian ini juga dapat menunjukkan bahwa nenek moyang Besse adalah salah satu manusia modern pertama yang mencapai wilayah Wallacea, tapi bukannya berpindah ke Sahul, mereka memilih tinggal di Sulawesi.

Kepada Radio National ABC, Prof Adam Brumm mengatakan bahwa Besse hidup ribuan tahun setelah lukisan-lukisan di gua-gua di wilayah itu dibuat oleh manusia purba.

baca juga

"Namun saya memperkirakan Besse merupakan keturunan dari para pelukis luar biasa itu," jelasnya.

Profesor Akin Duli dari Univeristas Hasanuddin yang turut menulis laporan penelitian menjelaskan, identitas nenek moyang awal Toalean tidak akan banyak diketahui kecuali menemukan lebih banyak sampel DNA manusia purba lainnya di wilayah itu.

Para peneliti tidak menemukan jejak nenek moyang orang Sulawesi saat ini dalam DNA Besse. Hal itu tampaknya disebabkan karena umumnya penduduk Bugis Makassar sekarang berasal dari ras Austronesia yang tiba di wilayah tersebut dari Taiwan sekitar 3.500 tahun silam.

Penelitian ini mencatat bahwa pengambilan sampel genom yang lebih luas dari beragam populasi orang Sulawesi dapat mengungkapkan bukti warisan genetik orang Toalean

"Penemuan DNA Besse dan implikasi dari keturunan genetiknya menunjukkan betapa sedikitnya pemahaman kita tentang manusia purba di wilayah ini,” papar Profesor Adam Brumm.

Penelitian di Leang Panning merupakan kerjasama antara Griffith University Australia dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Indonesia, melibatkan adalah mahasiswa PhD Griffith University Basran Burhan, Adhi Agus Oktaviana, David McGahan, Yinika Perston, dan Kim Newman.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari program Radio National ABC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB: Kondisi Terkendali Setelah Banjir Bandang di Kabupaten Sigi

BNPB: Kondisi Terkendali Setelah Banjir Bandang di Kabupaten Sigi

Sulsel | Senin, 30 Agustus 2021 | 13:46 WIB

Kondisi Terkini Desa Rogo Usai Diterjang Banjir Bandang

Kondisi Terkini Desa Rogo Usai Diterjang Banjir Bandang

Foto | Senin, 30 Agustus 2021 | 13:15 WIB

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Senin 30 Agustus 2021

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Senin 30 Agustus 2021

Sulsel | Senin, 30 Agustus 2021 | 05:31 WIB

Begini Dahsyatnya Banjir Bandang di Sigi Sulawesi Tengah Tadi Malam

Begini Dahsyatnya Banjir Bandang di Sigi Sulawesi Tengah Tadi Malam

Sulsel | Senin, 30 Agustus 2021 | 05:02 WIB

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Kendari Tersisa 275 Orang

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Kendari Tersisa 275 Orang

Sulsel | Minggu, 29 Agustus 2021 | 22:33 WIB

Seorang WN Australia Hilang di Laut Mentawai Sumbar

Seorang WN Australia Hilang di Laut Mentawai Sumbar

Sumbar | Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:25 WIB

Peti Mati Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19

Peti Mati Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19

Foto | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:25 WIB

Kisah Perwira Polda Sulawesi Selatan Ditembak KKB Papua, Teman Mati Depan Mata

Kisah Perwira Polda Sulawesi Selatan Ditembak KKB Papua, Teman Mati Depan Mata

Sulsel | Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB