alexametrics

Beredar Kisah Pria Berseragam Paksa Karyawan Pabrik Beli Kalender, Harganya Bikin Nyesek

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Beredar Kisah Pria Berseragam Paksa Karyawan Pabrik Beli Kalender, Harganya Bikin Nyesek
Viral Diduga Oknum Polisi Paksa Karyawan Pabrik Beli Kalender 2022. (Twitter/@txtdrberseragam)

"Admin pabrik sudah bilang gak ada uang sampai menangis. Si bapak berdua masih ngotot aja suruh beli dan gak pergi-pergi," curhat karyawan pabrik.

Suara.com - Beredar curhatan seorang warganet tentang oknum polisi yang berjualan kalender 2022. Oknum polisi itu diduga telah memaksa karyawan pabrik untuk membeli kalender dagangannya.

Kisah ini dibagikan oleh akun Twitter @txtdrberseragam. Akun ini membagikan tangkapan layar dari seorang warganet yang diduga merupakan karyawan pabrik.

Karyawan itu curhat pabrik tempatnya bekerja kedatangan 2 orang polisi. Awalnya, ia mengira kedua polisi itu datang untuk memberikan sosialisasi mengenai vaksinasi Covid-19.

"Maaf min, mau curhat. Tolong sensor namanya ya. Hari ini di pabrik tempat aku kerja didatangi 2 bapak polisi. Kirain ada sosialisasi apa gitu karena daerah sini lagi diadakan vaksin massal," curhat karyawan itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Diamuk Guru, Siswa Ini Putar Voice Note Sang Ibu yang Hancurkan Hati Sekelas

Namun, oknum polisi itu ternyata berniat memberikan sosialisasi. Mereka justru datang ke pabrik untuk berdagang kalender 2022 seharga Rp 150 ribu.

"Eh ternyata si 2 bapak ini jualan kalender 2022 dengan harga Rp 150 ribu," beber karyawan.

Viral Diduga Oknum Polisi Paksa Karyawan Pabrik Beli Kalender 2022. (Twitter/@txtdrberseragam)
Viral Diduga Oknum Polisi Paksa Karyawan Pabrik Beli Kalender 2022. (Twitter/@txtdrberseragam)

Karyawan ini mengungkap kondisi pabrik tempatnya kerja sudah terkena imbas pandemi. Akibatnya, pabrik terancam bangkrut karena sudah tidak ada produksi dan penjualan sepi.

"Mana pabrik ini mau tutup, udah gak ada produksi karena penjualan sepi," ungkap karyawan.

Namun, oknum polisi itu disebut tidak mempedulikan situasi pabrik. Mereka justru memaksa agar karyawan membeli kalender. Pemaksaan itu sampai membuat admin pabrik menangis karena tidak memiliki uang.

Baca Juga: Cowok Gelisah Ngaku Hamili Anak Orang, Reaksi Tak Terduga Sang Ibu Tuai Pujian

"Admin pabrik sudah bilang gak ada uang sampai menangis. Si bapak berdua masih ngotot aja suruh beli dan gak pergi-pergi," lanjutnya.

Komentar