Wisata Kepulauan Seribu Belum Dibuka, Bupati: Tinggal Tunggu Rekomendasi Kemenkoparekraf

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Wisata Kepulauan Seribu Belum Dibuka, Bupati: Tinggal Tunggu Rekomendasi Kemenkoparekraf
Pulau Ayer, Kepulauan Seribu (pulauayer.com)

Suara.com - Tempat wisata di Kepulauan Seribu hingga saat ini belum dibuka. Ini dikarenakan belum mendapat rekomendasi pembukaan dari Kementerian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Saat ini belum dibuka. Kita tinggal menunggu rekomendasi dari Kemenparekraf," ujar Bupati Kepulauan Seribu Junaedi, Rabu (13/10/2021).

Junaedi menuturkan, pihaknya sudah bersurat dua kali kepada Kemenparekraf dan Kementerian Koordinator Bidang Kemartiman dan Investasi (Kemenkomarves) Luhut Panjaitan agar wisata di Kepulauan Seribu kembali dibuka.

"Kami juga sudah bersurat dua kali untuk secepatnya dibuka," ucap dia.

Junaidi mengungkapkan kondisi perekonomian warga Kepulauan Seribu sangat terdampak dengan adanya pandemi covid-19. Pasalnya kata dia, sebagian besar penghasilan warga di sana bergantung dari sektor wisata.

Ia pun berharap pemerintah pusat segera mengizinkan pembukaan tempat wisata di Kepulauan Seribu.

"Kondisi ekonomi masyarakat luar biasa sangat terdampak. Pariwisata di sana memang tergantung pada wisata. Harapannya ingin segera dibuka, gitu aja, karena mereka potensinya hanya wisata di sana," kata Junaedi.

Tak hanya itu, Junaedi menuturkan perizinan pembukaan tempat wisata di Kepulauan Seribu terganjal oleh penerbitan sertifikat CHSE (Clean, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Adapun CHSE didapatkan setelah semua titik lokasi tempat wisata di Kepulauan Seribu siap dan memenuhi penerapan protokol kesehatan.

Karena itu kata Junaedi, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI menggandeng konsultan untuk membantu kesiapan penerbitan CHSE.

"Dinas Parekraf menggandeng konsultan untuk membantu persiapan CHSE," ucap Junaedi.

Tak hanya itu, Junaedi menyebut 9 dari 11 pulau di Kepulauan Seribu sudah siap dalam penerapan protokol kesehatan.

"Yang sudah siap dari 11 pulau sudah 9 pulau. Sedang kita tata lagi dengan QR code. Yang sudah siap (dibuka) itu pulau-pulau kecil, kayak Pulau Payung, Pulau Kelapa Dua. Mudah-mudahan dua-tiga hari ke depan ada kepastian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal: Obelix Hills hingga The Lost World Castle

12 Tempat Wisata di Jogja Paling Terkenal: Obelix Hills hingga The Lost World Castle

Jogja | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:28 WIB

Cuma Mau Foto di Ayunan Telaga, Wanita Ini Harus Rela Antre 4 Jam

Cuma Mau Foto di Ayunan Telaga, Wanita Ini Harus Rela Antre 4 Jam

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:43 WIB

Isi Liburan dengan Tantangan Seru di Pantai Sambolo Anyer

Isi Liburan dengan Tantangan Seru di Pantai Sambolo Anyer

Banten | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Wisatawan Bisa Masuk ke Tempat Wisata jika Terkendala Sinyal, Apa Syaratnya?

Wisatawan Bisa Masuk ke Tempat Wisata jika Terkendala Sinyal, Apa Syaratnya?

Jogja | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB