Viral Pria Ditolak Minta Sumbangan Malah Tawarkan Bimbingan Mengaji, Bikin Publik Berdebat

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:52 WIB
Viral Pria Ditolak Minta Sumbangan Malah Tawarkan Bimbingan Mengaji, Bikin Publik Berdebat
Pria minta sumbangan tawarkan bimbingan mengaji (tiktok)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihaktkan reaksi seorang pria saat ditolak meminta sumbangan di sebuah toko viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @/youronlyhijabi, Jumat (22/10/2021) tampak seorang karyawan toko sedang bercakap-cakap dengan pria yang meminta sumbangan.

Karyawan tersebut menolak si peminta sumbangan karena sudah terlalu sering didatangi peminta sumbangan.

Tolak memberi sumbangan

Dalam video tersebut, sang karyawan menjelaskan bahwa ia terganggu dengan keberadaan pihak peminta sumbangan yang sering mendatangi tokonya.

Ia juga mengaku tak nyaman saat menolak memberi sumbangan dan malah diceramahi.

"Maaf nih ya, tapi aku sakit hati banget sama kejadian hari ini. Jadi ada orang yang sering datang untuk minta sumbangan, dan kita sudah menolak dengan sopan, tapi orang ini malah nilai pengetahuan kita tentang agama," ujar karyawan dalam videonya, dikutip suara.com, Minggu (24/10/2021).

Peminta sumbangan beri penjelasan

Setelah ditolak oleh karyawan toko, petugas peminta sumbangan itu lantas menjelaskan sumbangan tersebut akan digunakan untuk keperluan apa.

baca juga

Ia menyebut sumbangan tersebut berbeda dengan iuran RT yang digunakan untuk uang kebersihan dan keamanan lingkungan.

"Mbak kami jelaskan kalau untuk RT itu untuk sampah, untuk uang keamanannya, ini kita untuk ibadahnya," ujar pria peminta sumbangan.

"Karena biasanya sering banget yang ke sini, jadi nggak nyaman, bukan saya nggak mau sodakoh ya pak," sahut salah satu karyawan.

Pria minta sumbangan tawarkan bimbingan mengaji (tiktok)
Pria minta sumbangan tawarkan bimbingan mengaji (tiktok)

Tawarkan bimbingan mengaji

Saat hendak meninggalkan toko, pria yang meminta sumbangan mengatakan bahwa karyawan toko tersebut harus memperdalam ilmu agama dengan mengaji.

"Namanya kebaikan sampai kita dicabut nyawanya nggak akan ada batasnya. Selama kita hidup berbuat kebaikan nggak ada batasnya," ujar pria peminta sumbangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Motor Ugal-ugalan Bonceng Tiga di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Netizen Bereaksi

Viral, Motor Ugal-ugalan Bonceng Tiga di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Netizen Bereaksi

Bogor | Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:48 WIB

Usung Konsep Jualan yang Lagi Viral, Warmindo Ini Malah Sepi Pelanggan

Usung Konsep Jualan yang Lagi Viral, Warmindo Ini Malah Sepi Pelanggan

Lifestyle | Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:33 WIB

Umur 27 Tahun Sudah Dipanggil Simbah, Warganet Heran

Umur 27 Tahun Sudah Dipanggil Simbah, Warganet Heran

News | Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:08 WIB

Pohon Pisang Bertandan dan Berjantung Empat Gemparkan Warga Banjarnegara, Ini Wujudnya!

Pohon Pisang Bertandan dan Berjantung Empat Gemparkan Warga Banjarnegara, Ini Wujudnya!

Jawa Tengah | Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Celana Dalam Warna-warni Berserakan di Gunung Sangga Buana, Warganet: Syarat Nyari Ilmu

Celana Dalam Warna-warni Berserakan di Gunung Sangga Buana, Warganet: Syarat Nyari Ilmu

Jabar | Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:48 WIB

Viral Anak Kos Tak Tahan Tetangga Teriak Setiap Malam, Caranya Membungkam Jadi Sorotan

Viral Anak Kos Tak Tahan Tetangga Teriak Setiap Malam, Caranya Membungkam Jadi Sorotan

News | Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:32 WIB

Terkini

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

×