Anies Baswedan Dikritik Usai Kematian Staf Basarnas di Tangan Penjahat

Siswanto Suara.Com
Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:17 WIB
Anies Baswedan Dikritik Usai Kematian Staf Basarnas di Tangan Penjahat
Anies Baswedan [Antara/Reno Esnir]

Suara.com - Kematian staf Badan SAR Nasional di Kemayoran seharusnya menjadi pukulan bagi pemerintah setempat dalam hal kewajiban memberikan keamanan bagi tiap-tiap warga negara, kata anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth.

Seorang staf Basarnas meninggal dunia setelah dianiaya dengan menggunakan senjata tajam oleh komplotan penjahat  pada Jumat (22/10/2021), dini hari.

Salah satu legislator Kebon Sirih mengkritik gubernur Jakarta, "Kerja yang tidak sekadar mengumbar narasi."

"Meninggalnya MN karyawati Basarnas dalam kondisi tragis adalah pukulan. Sudah sewajarnya Pemprov DKI bisa melindungi hak hidup dan keselamatan warga dan masyarakat yang bekerja di Jakarta," Hardiyanto Kenneth menambahkan.

Dia mengkritik pemerintah daerah dan Gubernur Anies Baswedan dengan menyebut, "Sepertinya Anies Baswedan dan pemprov terkesan cuek dalam menyikapi peristiwa ini.”

Pemerintah Jakarta dikatakan seharusnya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan Basarnas atas kejadian tersebut.

”Jika belum bersedia menyampaikan permohonan maaf, biar saya saja yang mewakili Gubernur Anies Baswedan dan Pemprov DKI untuk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga MN, termasuk kepada keluarga besar Basarnas,” kata Hardiyanto Kenneth.

Memberikan jaminan keamanan wilayah Jakarta bukan hanya tugas polisi, melainkan juga tanggung jawab pemerintah daerah, kata Hardiyanto Kenneth.

"Tingkat kerawanan, munculnya celah dan tindak kriminalitas harus terus ditekan. Caranya ya dengan kerja. Kerja yang tidak sekadar mengumbar narasi. Kerja cerdas kerja tuntas itu harus diwujudkan bukan teori tanpa tindakan,” kata Hardiyanto Kenneth.

Baca Juga: Staf Basarnas Roboh di Tangan Penjahat: Apa yang Terjadi di TKP Dini Hari Itu?

Dia berharap kejadian yang telah menimpa staf Basarnas tidak terulang di masa mendatang.

”Apalagi korbannya pegawai Basarnas yang mayoritas selalu sigap, on time dan tak kenal waktu dalam bekerja dalam penanganan bencana yang bersifat lokal atau nasional. Kita harus berupaya agar peristiwa ini tidak terulang kembali,” katanya. [Rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI