Sopir Taksi yang Selamat Saat Antar Pembawa Bom yang Meledak di Mobilnya

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 17 November 2021 | 10:15 WIB
Sopir Taksi yang Selamat Saat Antar Pembawa Bom yang Meledak di Mobilnya
BBC

Suara.com - Istri seorang sopir taksi yang selamat dari ledakan bom rakitan di Kota Liverpool Minggu (14/11) mengatakan suaminya "beruntung masih hidup".

Pengemudi taksi bernama David Perry itu mengalami luka-luka ketika bom rakitan meledak sesaat setelah mobilnya berhenti di dekat gedung Rumah Sakit Wanita Liverpool pada Minggu pagi.

Seorang penumpang taksi yang diyakini membawa peledak tersebut tewas dalam peristiwa itu.

Rachel, istri David Perry mengatakan ini merupakan "keajaiban yang luar biasa" bahwa suaminya bisa keluar dari mobil tersebut.

Baca juga:

Melalui unggahan di Facebook, Rachel merasa "sejumlah malaikat" telah menjaga suaminya.

Rachel juga berterima kasih pada "staf, dokter dan perawat yang luar biasa" di rumah sakit, dan petugas kepolisian serta penyidik "yang telah menjaga kita".

Ledakan taksi itu dinyatakan sebagai insiden teroris.

David Perry pada hari Minggu itu mendapat sewa di kawasan Rutland Avenue, Liverpool, dan diminta penumpang untuk mengantarnya ke rumah sakit, dengan lama perjalanan sekitar 10 menit, kata polisi.

Saat taksi tiba di area menurunkan penumpang rumah sakit, sesaat sebelum pukul 11:00, terdengar ledakan di mobil, dan Perry langsung keluar beberapa detik sebelum kendaraannya dilalap api.

"Tidak diragukan lagi, dia beruntung masih hidup," kata Rachel.

"Ledakan itu terjadi ketika dia berada di dalam mobil, dan bagaimana dia berhasil keluar adalah keajaiban yang luar biasa."

Kepala Kepolisian Antiteror North West, Russ Jackson mengaku telah berbicara dengan Perry yang masih "terguncang dan terluka" tapi belum menerima laporan lengkapnya atas rincian kejadian itu.

Sopir taksi tak mengalami luka serius, sehingga dia sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Jackson mengatakan, dia belum bisa mengkonfirmasi laporan apakah Perry telah mengunci pintu taksi sebelum ledakan terjadi.

Perdana Menteri Boris Johnson memuji tindakan Perry.

"Sepertinya sopir taksi itu bertindak dengan kejernihan berpikir dan keberanian yang luar biasa," katanya.

Wali Kota Joanne Anderson mengatakan, "upaya heroik" pengemudi taksi itu mencegah apa yang bisa menjadi "bencana mengerikan" pada Minggu pagi.

Sebelumnya, kepolisian telah mengungkap identitas tersangka peledakan bom rakitan di dalam taksi bernama Emad Al Swealmeen.

Al Swealmeen diketahui berlatar belakang pengungsi asal Suriah. Ia dikenal sebagai pria yang ramah. Al Swealmeen tewas dalam peristiwa ledakan taksi ini.

Beberapa jam setelah ledakan, kepolisian sempat menangkap empat orang lainnya dalam rangkaian penggerebekan di sejumlah wilayah di Liverpool. Namun, keempat orang ini kemudian dilepaskan, setelah memberikan "keterangan yang memuaskan" kepada penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:54 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB