Covid-19 Melonjak, AS Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Jerman dan Denmark

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 10:25 WIB
Covid-19 Melonjak, AS Peringatkan Warganya untuk Tidak Bepergian ke Jerman dan Denmark
Ilustrasi Bandara

Suara.com - Amerika Serikat mengeluarkan peringatan agar warganya tidak  bepergian ke Jerman dan Denmark karena jumlah kasus Covid-19 di kedua negara tersebut terus meningkat.

Menyadur US News Selasa (23/11/2021), larangan tersebut dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS dan Kementerian Luar Negeri.

Kedua lembaga tersebut menyarankan agar tidak bepergian ke Jerman dan Denmark karena meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

CDC menempatkan Jerman dan Denmark ke Tingkat Empat: Sangat Tinggi, yang berarti bahwa warga AS disarankan agar tidak bepergian ke negara tersebut.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri menganjurkan kepada warga AS untuk tidak bepergian ke kedua negara di benua Eropa tersebut.

CDC saat ini mencantumkan sekitar 75 negara di seluruh dunia pada Level Empat. Ada banyak negara Eropa seperti Austria, Inggris, Belgia, Yunani, Norwegia, Swiss, Rumania, Irlandia, dan Republik Ceko, masuk dalam daftar tersebut.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada para pemimpin partai bahwa, langkah-langkah yang diambil untuk menghentikan penyebaran Covid-19 belum cukup.

Reuters melaporkan pada Senin (22/11/2021), Angela Merkel menegaskan jika Jerman perlu mengambil tindakan yang lebih kuat untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Lonjakan kasus Covid-19 di Jerman banyak terjadi pada golongan orang tua, dan anak-anak yang tidak memenuhi syarat untuk diinokulasi.

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan negara-negara Eropa harus bekerja lebih keras untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Perwakilan WHO di Eropa, Hans Kluge, memperingatkan bahwa tingkat penularan saat ini di 53 negara Eropa menjadi sangat memprihatinkan.

Hans Kluge juga menyebut jika penularan Covid-19 di Eropa dipengaruhi oleh catatan rekor harian dan diperburuk oleh varian virus Delta.

"Kita harus mengubah taktik, dari bereaksi terhadap lonjakan Covid-19, menjadi mencegahnya terjadi sejak awal," kata Hans Kluge.

Jerman telah memutuskan untuk membatasi sebagian besar kehidupan publik di wilayah di mana rumah sakit dipenuhi pasien Covid-19.

Pemerintah Austria pada hari Senin juga memberlakukan penguncian penuh secara nasional untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, 109 Daerah Masih Level 3

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, 109 Daerah Masih Level 3

News | Selasa, 23 November 2021 | 10:17 WIB

CDC Tambah Daftar Negara di Eropa yang Masuk Level 4 Covid-19

CDC Tambah Daftar Negara di Eropa yang Masuk Level 4 Covid-19

Health | Selasa, 23 November 2021 | 09:44 WIB

Dua Kabupaten di Sumsel Ini Berhasil Masuk Zona Hijau

Dua Kabupaten di Sumsel Ini Berhasil Masuk Zona Hijau

Sumsel | Selasa, 23 November 2021 | 09:47 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB