Moskow Tuduh Pesawat Mata-mata AS Hampir Tabrak Pesawat Sipil

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 15:44 WIB
Moskow Tuduh Pesawat Mata-mata AS Hampir Tabrak Pesawat Sipil
DW

Suara.com - Rusia sebut Angkatan Udara AS menciptakan "ancaman bagi penerbangan sipil." Sebuah pesawat sipil Aeroflot dilaporkan nyaris bertabrakan dengan pesawat pengintai AS.

Moskow menuduh Amerika Serikat (AS) membahayakan nyawa warga sipil setelah dilaporkan adanya peningkatan intensitas penerbangan NATO di dekat perbatasan Rusia.

Dilaporkan sebuah pesawat pegintai NATO nyaris terlibat insiden dengan dua pesawat sipil pada hari Jumat (03/12).

Kementerian Luar Negeri Rusia secara khusus menuduh Angkatan Udara AS menciptakan "ancaman bagi penerbangan sipil" di atas Laut Hitam.

"Hanya karena insiden udara di atas perairan Laut Hitam telah dicegah, ini tidak berarti AS dan NATO boleh lebih membahayakan nyawa dengan impunitas," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip di Twitter.

Apa yang dikatakan Rusia?

Menurut Badan Transportasi Udara Federal Rusia, sebuah pesawat pengintai NATO tipe CL-600 terbang di atas perairan internasional Laut Hitam pada pagi tanggal 3 Desember.

Pesawat itu terlihat membuat penurunan cepat dari ketinggian 11.000 m ke 9.200 m, yang diduga melintasi jalur perbatasan yang ditunjuk untuk pesawat sipil.

Awak pesawat pengintai tidak menanggapi kontak pengawas lalu lintas udara Rusia, menurut badan transportasi tersebut.

Pada saat itu sebuah pesawat Airbus A330-300 Aeroflot Rusia yang terbang dari Tel Aviv ke Moskow dan sebuah pesawat CL-650 milik Malta terbang di sepanjang jalur penerbangan yang telah ditentukan.

Dapat dipahami bahwa jalur perjalanan kedua pesawat harus segera diubah agar mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Rusia mengatakan bahwa penerbangan dengan pesawat militer tanpa bentuk komunikasi radio menimbulkan risiko bagi pesawat sipil di wilayah Laut Hitam, dan akan mengajukan protes diplomatik.

Pernyataan itu diposting secara lengkap di akun Facebook Kementerian Luar Negeri Rusia.

Biden-Putin akan bertemu

Insiden yang dilaporkan ini terjadi di tengah klaim bahwa Rusia mengumpulkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:58 WIB

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:38 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:27 WIB

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:26 WIB

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:17 WIB

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:28 WIB