Operasi Pembesaran Kelamin Gagal, Bos Yakuza Langsung Sikat Perawat Hingga Tewas

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 06 Januari 2022 | 17:56 WIB
Operasi Pembesaran Kelamin Gagal, Bos Yakuza Langsung Sikat Perawat Hingga Tewas
Ilustrasi yakuza. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bos Yakuza yang terkenal kejam di Jepan divonis hukuman mati karena membunuh perawat yang dinilai gagal menjalankan tugasnya saat operasi pembesaran kelamin.

Menyadur Daily Star Kamis (6/1/2022), Satoru Nomura tersinggung atas kata-kata perawat yang menanganinya.

Kala itu ia mengatakan bekas lukanya sangat sakit, tapi perawat mengatakan "sakit yang kamu rasakan tak lebih dari sakit saat membuat salah satu tato Yakuza itu."

Tahun 2013, Nomura diduga balas dendam dengan memerintahkan pembunuh bayaran untuk menghabisi perawat wanita itu dengan cara ditikam kepalanya di jalanan di Hakata, Fukuoka.

Semua ini terungkap dalam persidangan yang berlangsung tahun 2017 dan pada Agustus 2020, Satoru Nomura divonis hukuman mati oleh hakim.

Ilustrassi yakuza(pexels/cottonbro)
Ilustrassi yakuza(pexels/cottonbro)

Pemimpin sindikat Kudo-kai ini sempat mengancam hakim yang memutuskan hukuman gantung untuknya dengan mengatakan ia akan menyesali keputusannya.

"Saya meminta keputusan yang adil... Anda akan menyesali ini seumur hidup Anda," katanya kepada Hakim Ketua Ben Adachi, yang diberi perlindungan polisi setelahnya.

Selama ini, Jepang selalu 'bersikap ramah' pada Yakuza dan anteknya jika mereka membunuh orang.

Biasanya, Yakuza 'dapat melakukan pembayaran besar, meminta maaf secara diam-diam, dan lolos begitu saja,' menurut Asia Times.

baca juga
Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock)
Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock)

Namun kasus Nomura menandai perubahan besar dalam perlakuan Jepang terhadap preman yang tidak terkendali.

Kasus ini berkaitan dengan satu tuduhan pembunuhan, tiga tuduhan percobaan pembunuhan dan sejumlah tuduhan lainnya, tapi pembunuhan perawat adalah yang paling menonjol.

Dia adalah bos Yakuza pertama yang dijatuhi hukuman mati. Geng kekerasan Nomura adalah cabang paling terkenal dari Yakuza, kelompok mafia lama Jepang yang berasal dari samurai kuno.

Diperkirakan lebih dari 25.000 orang Jepang adalah anggota kelompok tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Lebih Jauh Yakuza dalam Budaya Pop Jepang

Mengenal Lebih Jauh Yakuza dalam Budaya Pop Jepang

Your Say | Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:41 WIB

SEGA Ingin Adaptasi Yakuza Jadi Film Live Action

SEGA Ingin Adaptasi Yakuza Jadi Film Live Action

Tekno | Jum'at, 25 September 2020 | 15:35 WIB

Sukses dengan Yakuza, SEGA Bawa Lebih Banyak Game ke PC

Sukses dengan Yakuza, SEGA Bawa Lebih Banyak Game ke PC

Tekno | Jum'at, 03 Mei 2019 | 16:19 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×