Gegara Ayah Tukang Jahit, Pekerja Diejek Bawahannya Sendiri, Warganet Kasih Tips Menohok

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 12:05 WIB
Gegara Ayah Tukang Jahit, Pekerja Diejek Bawahannya Sendiri, Warganet Kasih Tips Menohok
Ilustrasi menjahit baju. (Unsplash/Tata Toto)

Suara.com - Seorang atasan curhat bahwa ia diejek oleh bawahannya karena pekerjaan ayah. Hal ini dinyatakan dalam sebuah cuitan di @worksfess.

Pada curhatannya, pengirim menyatakan bahwa ia memiliki ayah seorang penjahit. Dengan pekerjaan tersebut, ia malah diejek oleh seorang rekan kerja yang merupakan bawahannya sendiri.

"Gue diejek karena bapak gue tukang jahit sama teman kantor dan bisa dibilang dia bawahan gue," tulis akun tersebut di @worksfess.

"Jadi ya gue berusaha cuek aja dan karena kerjaan bapak, gue bisa sarjana dan kerja sekarang. Semangat teman-teman, dunia keras," imbuhnya.

Cuitan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet, kebanyakan dari mereka memberi tips untuk menimpali rekan kerja yang mengejek tersebut.

"Balikin aja, Nder. Tanyain bapak dia kerjaannya apa, kok kalah sama anak tukang jahit udah jadi atasan dia masih di bawah," komentar menohok warganet.

"Nder suruh bapak kamu jahit mulutnya plis," imbuhnya.

"Kamu atasan dia, panggil ke ruang kantormu, tanyakan apa benar? kenapa? terus pecat, apa dirotasi aja dia. Orang kalau enggak sopan sama aku, aku masi oke, tapi kalau sama orangtuaku ya aku ora terima," tambah warganet lain.

"Bilang aja, lha bapakmu juraganpun kamu tetap bawahanku," tulis warganet di kolom komentar.

"Nder toxic kantormu , ignore aja as long kamu kerjain kewajiban kamu, orang bapakmu kerja halal," timpal lainnya.

Diejek karena ayah tukang jahit (twitter.com/worksfess)
Diejek karena ayah tukang jahit (twitter.com/worksfess)

Tips Hadapi Rekan Kerja Toxic

Situasi tempat kerja yang toxic akibat rekan memang bisa sangat mengganggu. Salah satu cara untuk tetap bertahan adalah mengontrol dirimu sendiri.

Berikut tiga tips mengatasi rekan kerja yang toxic, antara lain.

1. Jangan mudah tersulut emosi

Langkah yang tepat untuk menghadapi rekan yang toxic adalah jangan mudah tersulut emosi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Kebiasaan Ini Pasti Muncul saat Ada Sesuatu yang Banyak Disukai Publik

4 Kebiasaan Ini Pasti Muncul saat Ada Sesuatu yang Banyak Disukai Publik

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 11:25 WIB

Skill Pengamen Ini Sukses Bikin Publik Melongo, Bisa Memainkan Lagu Bohemian Rhapsody

Skill Pengamen Ini Sukses Bikin Publik Melongo, Bisa Memainkan Lagu Bohemian Rhapsody

Bogor | Kamis, 13 Januari 2022 | 11:18 WIB

Kumpulkan Selfie Selama 5 Tahun, Ghozali Sukses Jual Fotonya lewat NFT

Kumpulkan Selfie Selama 5 Tahun, Ghozali Sukses Jual Fotonya lewat NFT

Tekno | Kamis, 13 Januari 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:10 WIB

Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan

Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:55 WIB

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:54 WIB

Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional

Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:35 WIB

Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI

Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:33 WIB

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB