Panduan Vaksin Booster: Kategori, Jenis Vaksin, Mekanisme Pemberian

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
Panduan Vaksin Booster: Kategori, Jenis Vaksin, Mekanisme Pemberian
Ilustrasi vaksin booster, Panduan vaksin booster (Freepik)

Suara.com - Pemerintah RI telah resmi melaksanakan vaksinasi booster atau vaksinasi dosis ketiga mulai Rabu, 12 Januari 2022 yang lalu. Berdasarkan informasi dari Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, ada lima jenis vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi booster.  Simak panduan vaksin booster berikut.

Kelima vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi booster antara lain: Sinovac (CoronaVac), AstraZeneca, Moderna, Zifivax, dan Pfizer. Sebelum memilih dan menjalani vaksinasi booster, alangkah baiknya untuk mengetahui panduan vaksin booster mulai dari kategori vaksin dan mekansime pemberiannya terlebih dahulu.

Kategori Vaksin Booster

Terdapat dua kategori vaksin, yakni homolog dan heterolong. Homolog merupakan kategori vaksin primer atau dosis lengkap yang sama jenisnya dengan vaksin booster. Contohnya seperti vaksin dosis pertama dan kedua menggunakan Sinovac serta yang ketiga juga menggunakan Sinovac. Jenis vaksin yang termasuk homolog yaitu Sinovac, Moderna dan Pfizer. 

Sementara itu, kategori vaksin heterolog adalah jenis vaksin dosis pertama dan kedua sama namun berbeda jenis untuk vaksin dosis ketiga. Contohnya seperti vaksin dosis pertama dan kedua menggunakan Sinovac, namun untuk dosis ketiga menggunakan Moderna. 

Mekanisme Pemberian Vaksin Booster

Vaksin booster ini diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas, diprioritaskan bagi orang lanjut usia (lansia) dan menderita imunokompromais yang telah menerima vaksin dosis lengkap dalam jangka waktu minimal 6 bulan.

Berikut ini adalah mekanisme pemberian vaksin berdasarkan informasi dari BPOM. 

Sinovac (Coronavac)

  • Vaksin booster diberikan dengan satu dosis setelah enam bulan melaksanakan vaksinasi dosis kedua
  • Vaksin diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas
  • Meningkatan titer antibodi menetralisir hingga 21-35 kali setelah 28 hari dosis ketiga atau vaksin booster pada subjek dewasa.

AstraZeneca

  • Vaksin booster diberikan dengan satu dosis setelah enam bulan melaksanakan vaksinasi dosis kedua
  • Vaksin diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas
  • Menaikkan nilai titer antibodi IgG dari 1792 menjadi 3746

Moderna

  • Vaksin booster diberikan dengan setengah dosis setelah enam bulan melaksanakan vaksinasi dosis kedua
  • Vaksin diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas
  • Menaikkan respons imun antibodi netralisasi 12,99 kali setelah memberikan dosis ketiga vaksin Moderna

Pfizer

  • Vaksin booster diberikan dengan satu dosis setelah enam bulan melakukan vaksinasi dosis kedua
  • Vaksin diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas
  • Titer antibodi menetralisir naik setelah 1 bulan pemberian dosis ketiga lanjutan dibandingkan 28 hari setelah vaksin premier sebesar 3,29 kali

Zifivax

  • Vaksin booster diberikan dengan satu dosis setelah enam bulan melakukan vaksinasi dosis kedua untuk Sinovac dan Sinopharm
  • Vaksin diberikan kepada orang yang berusia 18 tahun ke atas
  • Titer antibodi menetralisir harus meningkat lebih dari 30 kali lipat pada orang yang telah menerima dosis utama Sinovac atau Sinopharm

Demikian panduan vaksin booster beserta kategori, jenis vaksin serta mekanisme pemberian vaksin yang perlu untuk diketahui.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Tanda Boleh Vaksin Booster Covid-19, Catat Baik-baik Sebelum Ikut Vaksinasi

Inilah Tanda Boleh Vaksin Booster Covid-19, Catat Baik-baik Sebelum Ikut Vaksinasi

News | Jum'at, 14 Januari 2022 | 16:37 WIB

Cara Cek Sertifikat Vaksin Dosis 1 dan 2 Lewat WhatsApp dan SMS, Persiapkan Sebelum Vaksin Booster

Cara Cek Sertifikat Vaksin Dosis 1 dan 2 Lewat WhatsApp dan SMS, Persiapkan Sebelum Vaksin Booster

News | Jum'at, 14 Januari 2022 | 12:50 WIB

Mau Vaksin Booster Tapi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul? Jangan Panik, Lakukan Langkah Ini

Mau Vaksin Booster Tapi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul? Jangan Panik, Lakukan Langkah Ini

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 23:07 WIB

8 Kriteria Orang Tidak Boleh Vaksin Booster, Pastikan Dulu Sebelum Berangkat Vaksinasi!

8 Kriteria Orang Tidak Boleh Vaksin Booster, Pastikan Dulu Sebelum Berangkat Vaksinasi!

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 18:17 WIB

Apakah Ibu Hamil dan Menyusui Boleh Vaksin Booster? Ini Syarat, Jadwal dan Jenis Vaksin

Apakah Ibu Hamil dan Menyusui Boleh Vaksin Booster? Ini Syarat, Jadwal dan Jenis Vaksin

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 17:22 WIB

Vaksin Booster untuk Umum: Lokasi, Cara Dapat, Jadwal

Vaksin Booster untuk Umum: Lokasi, Cara Dapat, Jadwal

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 13:41 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB