Larang Longmarch, Polisi ke Pengungsi Afghanistan: Kok Negera Kami yang Beri Solusi

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:13 WIB
Larang Longmarch, Polisi ke Pengungsi Afghanistan: Kok Negera Kami yang Beri Solusi
Polsek Gambir tak memberikan izin kepada pengungsi Afghanistan yang berencana melakukan longmarch dari IRTI Monas ke Kantor Amnesty Internasional Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Polsek Gambir tak memberikan izin kepada pengungsi Afghanistan yang berencana melakukan longmarch dari IRTI Monas ke Kantor Amnesty Internasional Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022).

Pihak kepolisian berdalih longmarch yang akan dilakukan pengungsi Afganistan dapat mengganggu arus lalu lintas. Selain itu aksi mereka juga dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran varian baru Covid-19, Omicron.

Sempat terjadi perdebatan antara peserta aksi dengan kepolisian. Tapi tetap saja mereka tidak diizinkan untuk longmarch ke kantor Amnesty Internasional Indonesia.

Salah satu polisi berpakaian sipil memberikan opsi kepada mereka.

"Saya kasih choice ke kamu, mereka (Amnesty Internasional Indonesia) mau menerima, tetapi tidak bisa tatap muka, dia mau zoom meeting dengan kalian secara video call," kata polisi berpakaian hitam bertuliskan Satya Haprabu.

Mendengar hal tersebut, salah satu pengungsi pria mencoba meyakinkan, bahwa mereka tidak akan menggangu ketertiban dan kepolisian.

"Bukan kamu ganggu kepolisian, kamu mengganggu masyarakat yang lain, ini (situasi) Omicron," jawab Polisi tersebut.

Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga. (Suara.com/Yaumal)
Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di depan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022). Dalam aksinya mereka menuntut agar segera dipindahkan ke negara ketiga. (Suara.com/Yaumal)

Pengungsi kembali meyakinkan kepolisian, dengan berkata, hidup mereka yang tidak ada kepastian di Indonesia.

"Kami 10 tahun enggak ada solusi, kami mau bagaimana lagi," ujarnya.

baca juga

"Kok jadi negara kami yang memberi solusi. Kok malah negara kami, yang nyari solusi buat negara kamu (dan) kamu. Bukan negara kami kok," jawab Polisi berpakaian hitam bertuliskan Satya Haprabu.

Seperti pemberitaan sebelumnya, ratusan pengungsi Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di IRTI Monas, Jakarta Pusat. Mereka menuntut agar segera dikirim ke negara ketiga.

Dalam aksinya ini mereka juga bakal longmarch dari IRTI Monas ke Kantor Amnesti Internasional Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan mereka, di antaranya bertuliskan" We Hope Freedom Could Be Hard By Third Resettlement Countries (Kami berharap segera ditempatkan ke negara ketiga)."

Yasin salat satu pendemo mengatakan aksi mereka gelar karena tak kunjung mendapatkan kepastian.

"Tuntutannya masih sama, kami kembali mencoba menyuarakan hak kami yang tidak kunjung terpenuhi," ujarnya kepada wartawan.

Mereka berharap unjuk rasa dengan titik poin di kantor Amnesty Internasional Indonesia mendapatkan perhatian dari lembaga pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM) itu.

"Kami kecewa karena tidak kunjung dipenuhi hak kami oleh UNHCR. Makanya kali ini kami melakukan aksi ke Amnesty agar mendapatkan dukungan di Indonesia maupun luar negeri," kata Yasin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tilang Ratusan Kendaraan Berpelat Nomor Dewa, Polda Metro Jaya: Tak Ada Keistimewaan!

Tilang Ratusan Kendaraan Berpelat Nomor Dewa, Polda Metro Jaya: Tak Ada Keistimewaan!

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 11:46 WIB

Pengungsi Afghanistan Kembali Berunjuk Rasa, Minta Segera Dipindahkan ke Negara Ketiga

Pengungsi Afghanistan Kembali Berunjuk Rasa, Minta Segera Dipindahkan ke Negara Ketiga

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 11:26 WIB

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap, Ini Motifnya Menurut Polisi

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap, Ini Motifnya Menurut Polisi

Bogor | Rabu, 19 Januari 2022 | 10:32 WIB

Polisi Buru Pria Bertelanjang Dada dan Bertato yang Videonya Viral Ajak Duel Aparat

Polisi Buru Pria Bertelanjang Dada dan Bertato yang Videonya Viral Ajak Duel Aparat

Malang | Rabu, 19 Januari 2022 | 09:59 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×