Ajarkan Indahnya Keberagaman, Humor Gus Dur soal Pertemuan Orang Sunda dan Jawa Bikin Ngakak

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:44 WIB
Ajarkan Indahnya Keberagaman, Humor Gus Dur soal Pertemuan Orang Sunda dan Jawa Bikin Ngakak
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Pemerintah RI/Wikimedia commons)

Suara.com - Sosok Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid atau yang dikenal dengan Gusdur memang tak bisa dilepaskan dari berbagai pernyataan humornya.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Gus Dur terekam dakwah mengenai indahnya keberagaman di Indonesia.

"Kalau kita, perbedaan-perbedaan kita teruskan, wah susah ini," ujar Gus Dur pada video yang diunggah oleh akun twitter @jas_hijai.

Pada video tersebut, ia bercerita tentang orang Sunda yang bertemu dengan orang Jawa di sebuah toilet umum.

Kedua orang dengan beda bahasa tersebut diceritakan Gus Dur megalami kesalahpahaman yang lucu.

"Saya suka ngaji, orang Sunda" ujar Gus Dur.

"Orang Sunda itu di stasiun Cirebon, lama nunggu di depan WC, kakus," tambahnya.

Saat orang Sunda tersebut membuka pintu kamar mandi, keluarlah seorang dari dalam WC yang ternyata orang Jawa.

"Nah, si Sunda ini kan orangnya halus toh, [bertanya] atos? Maksudnya atos itu [artinya] sudah, gitu lo," ujar Gus Dur.

baca juga

Namun orang Jawa yang keluar dari kamar mandi salah paham, sebab kata 'atos' dalam bahasa Jawa berarti keras.

"Si Jawanya salah paham,'atos, mencret (diare),kok'," imbuhnya.

Video di Twitter tersebut ditonton lebih dair 2 ribu kali namun tak banyak mendapatkan respons dari warganet.

Selain di Twitter, video tersebut sempat diunggah di channel Youtube Syihab alhasim yang mendaatkan ratusan respons dari warganet.

"Bercandanya beliau (Gus Dur) yang menceritakan keberagaman Indonesia. Antara orang jawa dan orang sunda yang bertemu. Dan sempat salah paham dengan bahasa mereka. Beliau memberikan ilmu pada kita, tentang indahnya keberagaman di Indonesia," tulis pemilik channel Youtube Syihab alhasim.

Candaan Gus Dur saat Orang Jawa Bertemu Sunda (twitter.com/jas_hijau)
Candaan Gus Dur saat Orang Jawa Bertemu Sunda (twitter.com/jas_hijau)

"Atos bahasa jawanya keras seperti batu," komentar warganet.

"Asalamualaikum,bapak presiden semoga bapak Gus Dur, diampuni dosa dan kesalahannya, dan di terima amal ibadah nya Amin," imbuh warganet lain.

"Gue kangen zaman dulu negara ini damai dan suka gotong royong pas belum ada gerombolan ormas radikal tapi sekarang negara ini udaj mulai sering ada konflik sesama anak bangsa," tulis warganet di kolom komentar.

"Sosok yang dirindukan bangsa Indonesia," tambah warganet.

"Perbedaan itu memang harus akur," balas lainnya.

Bebapa hari belakangan, perosalan kata Sunda memang tengah ramai dibicarakan. Hal ini bermula dari Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan yang melarang seorang Kejati berbahasa Sunda di sebuah forum.

Arteria Dahlan meminta Kajati untuk dipecat dari jabatannya karena menggunakan bahasa Sunda saat rapat berlangsung. Hal tersebut diutarakan Arteria dalam rapat kerja komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung, Senin (17/1/2022) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Miss Kay yang Trending? Sosok Sebenarnya Wanita di Video Syur 61 Detik Mirip Nagita Slavina

Siapa Miss Kay yang Trending? Sosok Sebenarnya Wanita di Video Syur 61 Detik Mirip Nagita Slavina

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 20:24 WIB

Tak Bertemu 1 Tahun, Suami Beri Kejutan Pakai Kostum Kartun di Publik Bikin Nangis Terharu

Tak Bertemu 1 Tahun, Suami Beri Kejutan Pakai Kostum Kartun di Publik Bikin Nangis Terharu

Hits | Rabu, 19 Januari 2022 | 20:25 WIB

Viral! Nyaris Baku Hantam dengan Pengendara Mobil Pribadi, Aksi Sopir Taksi Ini Jadi Sorotan

Viral! Nyaris Baku Hantam dengan Pengendara Mobil Pribadi, Aksi Sopir Taksi Ini Jadi Sorotan

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 20:27 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×