facebook

Tewaskan 19 Orang, Polri Selidiki Aktor Intelektual Penyebab Bentrokan di Sorong

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
Tewaskan 19 Orang, Polri Selidiki Aktor Intelektual Penyebab Bentrokan di Sorong
Proses evakuasi belasan jenazah hangus terbakar saat bentrokan di tempat karaoke Double0 di Sorong. (Antara)

Dedi menyebut total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 19 orang.

Suara.com - Polri tengah menyelidiki kasus bentrokan antar dua kelompok di tempat karaoke Double O, Sorong, Papua Barat. Penyelidikan dilakukan guna mengungkap siapa aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut penyelidikan dilakukan oleh Polres Sorong dan Polda Papua Barat.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk ungkap aktor intelektual dan pelaku-pelaku dari dua kelompok tersebut," kata Dedi kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Dedi mengemukakan, bahwa jajaran Polres Sorong dan Polda Papua Barat telah meredam peristiwa bentrokan ini sejak dini hari tadi. Sekaligus, melakukan evakuasi terhadap korban.

Baca Juga: Buntut Tolak Laporan Korban Perampokan, Polisi Dimutasi ke Papua Barat

Berdasar laporan terakhir, Dedi menyebut total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 19 orang. Satu korban meninggal karena bentrokan, dan 18 lainnya meninggal di tempat karaoke yang dibakar.

"Satu meninggal dunia karena bentrok dan 18 meninggal dunia di tempat hiburan yang terbakar. Masih di dalami dulu. Itu baru info awal," katanya.

Salah Paham

Pertikaian antar dua kelompok warga sebelumnya dikabarkan terjadi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Selasa (25/1/2022) dini hari. Akibat peristiwa ini, belasan orang meninggal dunia, dua mobil dan satu tempat karaoke terbakar.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, satu orang meninggal dunia akibat dibacok. Sedangkan belasan orang lainnya terjebak dalam tempat karaoke yang dibakar oleh massa bertikai.

Baca Juga: Jauh Banget! Aipda Rudi Dimutasi Ke Papua Barat Usai Tolak Laporan Korban Perampokan

Satu korban pembacokan sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan belasan korban laiinya yang terjebak di tempat karaoke sedang dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian.

Pantauan di lokasi kejadian tempat karaoke di jalan Sungai Maruni, Kota Sorong, Papua Barat pukul 07.29 WIT terlihat dua mobil jenazah disiagakan untuk mengevakuasi jenazah.

Terpantau pula tim pemadam kebakaran Kota Sorong telah memadamkan api dan meningkatkan lokasi kejadian. Sedangkan puluhan aparat kepolisian masih berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Arus lalu lintas di Jalan Sungai Maruni pun terpantau normal. Meski, hanya dibuka satu jalur karena masih terdapat sisa puing-puing kendaraan yang dibakar massa di jalan.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan menyebut pertikaian ini diduga disebabkan adanya kesalahpahaman dua kelompok warga asal Maluku yang berawal di tempat karaoke Doubel O. Dua hari lalu permasalahan ini telah diupayakan damai namun tetap berlanjut hingga kejadian dini hari tadi.

"Awalnya kami berpikir kalau semua orang di dalam karaoke Doubel O sudah dievakuasi karena saat kejadian anggota kepolisian membantu evakuasi orang di dalam karaoke tersebut. Namun saat tim pemadam melakukan pemadaman api ditemukan 11 jenazah dalam satu ruangan karaoke tersebut," ujar Ary.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar