Roket SpaceX Bakal Tabrak Bulan Setelah 7 Tahun Berkeliaran di Angkasa

Siswanto, BBC

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:41 WIB
Roket SpaceX Bakal Tabrak Bulan Setelah 7 Tahun Berkeliaran di Angkasa
BBC

Suara.com - Sebuah roket yang diluncurkan oleh perusahaan eksplorasi ruang angkasa milik konglomerat Elon Musk akan menabrak Bulan dan meledak di sana.

Falcon 9 diluncurkan pada 2015, tetapi setelah menyelesaikan misinya roket itu tidak memiliki cukup bahan bakar untuk kembali ke Bumi dan tetap berada di ruang angkasa.

Astronom Jonathan McDowell mengatakan kepada BBC News bahwa tabrakan itu akan menjadi tabrakan roket tak terkendali dengan Bulan yang pertama kali diketahui.

Namun efeknya akan kecil, katanya.

Baca juga:

Roket itu 'terlunta-lunta' di orbit tinggi Bumi sejak tujuh tahun lalu setelah menyelesaikan misi mengirim satelit cuaca ruang angkasa dengan jarak tempuh jutaan kilometer.

Misi itu adalah bagian dari program eksplorasi ruang angkasa SpaceX milik Elon Musk, sebuah perusahaan komersial yang pada akhirnya bertujuan membawa manusia hidup di planet lain.

Sejak 2015 Falcon 9 ditarik oleh gaya gravitasi yang berbeda dari bumi, bulan, dan matahari. Hal itu membuat jalurnya jadi agak "kacau", jelas Prof McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian yang berbasis di AS.

"Roket itu sudah mati. Hanya mengikuti hukum gravitasi."

baca juga

Falcon 9 bergabung dengan jutaan potongan sampah antariksa lainnya. Sampah-sampai itu merupakan mesin yang dibuang di ruang angkasa setelah menyelesaikan misi karena tidak memiliki energi yang cukup untuk kembali ke bumi.

"Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 obyek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang bisa dikonfirmasi," kata Prof McDowell.

Proyeksi 'kematian' Falcon 9 diidentifikasi oleh jurnalis Eric Berger di situs luar angkasa Ars Technica dan oleh analis data Bill Gray di blognya.

Tabrakan itu akan terjadi pada 4 Maret. Roket akan melakukan kontak dan meledak.

"Pada dasarnya ini adalah tangki logam kosong seberat empat ton, dengan mesin roket di bagian belakang. Jadi jika Anda membayangkan melemparkannya ke batu dengan kecepatan 5.000 mil per jam, itu tidak akan menyenangkan," kata Prof McDowell.

Peristiwa itu akan menyebabkan terbentuknya kawah kecil di permukaan bulan.

Bill Gray, yang menggunakan perangkat lunak untuk melacak objek antariksa dekat Bumi, memproyeksikan bahwa benda itu mendekat pada 5 Januari. Pada 4 Maret kemungkinan akan menghantam sisi jauh bulan, katanya.

Pada 2009, Prof McDowell dan astronom lainnya melakukan percobaan, di mana roket berukuran serupa menabrak ke bulan. Sensor mengumpulkan bukti tabrakan sehingga mereka bisa mempelajari kawah hasil benturan.

Prof McDowell menjelaskan, kemungkinan para ilmuwan tidak bisa mempelajari sesuatu yang baru dari kecelakaan ini.

Dia menambahkan, walaupun saat ini puing-puing ruang angkasa yang tersisa dan kadang-kadang jatuh tidak menimbulkan dampak apapun, mungkin ada di masa depan akan terjadi sesuatu.

"Jika di masa depan ada kota dan pangkalan di bulan, kami ingin tahu apa yang ada di luar sana. Jauh lebih mudah untuk mengaturnya ketika lalu lintas di luar angkasa lambat, daripada menunggu sampai itu menjadi masalah."

Lalu, apa yang terjadi sekarang sampai 4 Maret nanti? Roket akan terus mengikuti hukum gravitasi, meluncur di ruang angkasa, sebelum mengakhiri hari-harinya menabrak bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Jalan Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 1 Meter, Ditargetkan Rampung Sebelum Nataru

Jalan Pantura Semarang-Demak Ditinggikan 1 Meter, Ditargetkan Rampung Sebelum Nataru

News | Sabtu, 07 November 2026 | 05:05 WIB

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 05:00 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih

Kasus Penyadapan Presiden Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 20:10 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

File Digital Makin Menumpuk, Ini Alternatif Penyimpanan Data Jangka Panjang

File Digital Makin Menumpuk, Ini Alternatif Penyimpanan Data Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 22:20 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×