Rapat Fisik Hari Ini Bubar, Komisi III DPR Putuskan Lockdown karena Ada Anggota Positif Covid-19

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 02 Februari 2022 | 13:46 WIB
Rapat Fisik Hari Ini Bubar, Komisi III DPR Putuskan Lockdown karena Ada Anggota Positif Covid-19
Ilustrasi Foto Gedung DPR RI. Usai Gelar Rapat Fisik Hari Ini, Komisi III DPR Putuskan Lockdown karena Ada Anggota Positif Covid-19. (istimewa)

Suara.com - Pimpinan Komisi III DPR memutuskan melakukan lockdown mulai besok. Keputusan itu diambil mempertimbangkan adanya sejumlah anggota yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Karena ada beberapa anggota Komisi III yang terkena positif Covid, jadi mulai besok sesuai arahan pimpinan dan semua pimpinan setuju bahwa kita lockdown sementara," kata Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Sebelum memutuskan lockdown, Komisi III DPR pada pagi hingga siang hari ini melangsungkan rapat dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Pangeran mengatakan lockdown belum diketahui akan diberlakukan sampai kapan. Tetapi yang jelas, dikatakan Pangeran, Komisi III mengupayakan pelaksanaan rapat tetap terselenggara dengan pertimbangan kehadiran secara virtual.

"Rapat masih ada dua yang tertinggal, cuma kalau rapat kami teruskan tetap sesuai jadwal," ujarnya.

Selain anggota Komisi III, diketahui tenaga ahli yang bekerja di komisi hukum tersebut juga ada yang terkonfirmasi positif Covid. Kendati begitu, Pangeran belum mengetahui detail berapa jumlah keseluruhan.

"Gak ngitung saya," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengusulkan agar Komisi III lockdown untuk satu pekan ke depan. Usulan itu mencuat di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19.

Diketahui, sejumlah alat kelengkapan dewan (AKD) sudah lebih dulu inisiatif melakukan lockdown.

baca juga

Adapun usulan lockdown disampaikan Trimedya dalam sesi pendalaman saat rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Kami mengusulkan saudara ketua, karena melihat perkembangan Corona di DPR ini, kalau bisa kita lockdown lah satu minggu ke depan. Supaya kita nyaman lagi," kata Trimedya, Rabu (2/2/2022).

Trimedya juga mengungkapkan adanya usulan di grup Komisi III pada Selasa malam agar lockdown dilakukan hingga penutupan masa sidang. Namun menurut dia hal itu tidak perlu dilakukan.

"Kalau saya mengusulkan satu Minggu saja. Karena tracing-nya itu katanya satu Minggu," ujar Trimedya.

Komisi I Lockdown

Diketahui, Komisi I yang berada di lantai yang sama dengan Komisi III di Gedung Nusantara II sudah lebih dulu melakukan lockdown. Dari uraian yang disampaikan Ketua Komisi I Meutya Hafid, ada sekitar 6 orang yang positif Covid, termasuk dirinya.

Sementara itu terkait rapat fisik yang digelar di Komisi III pagi hingga siang ini, Trimedya berujar bahwa pihak-pihak yang hadir sudah melakukan tes antigen.

"Bapak ibu yang hadir secara fisik pasti sudah diantigen semua, karena perintah Ketua Komisi yang rapat hari ini harus diantigen. Kalau yang virtual mungkin tidak. Dan mudah-mudahan saudara menteri dan semua aparaturnya juga sudah diantigen," ujar Trimedya.

Pilih Lockdown Banyak Dewan dan Pegawi Positif Covid-19

Masing-masing alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR RI melakukan inisiatif untuk lockdown dan meniadakan agenda baik rapat maupun kegiatan lainnya. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya kasus positif Covid-19 di lingkup DPR.

Hingga Rabu siang tercatat ada 9 anggota DPR dan 80 pegawai termasuk tenaga ahli yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Memang secara keseluruhan inisiatif untuk melakukan lockdown di masing-masing alat kelengkapan dewan itu inisiatif dari masing masing AKD," kata Sekjen DPR Indra Iskandar di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (2/2/2022)

Indra lantas menyebutkan AKD mana saja yang sudah mulai melakukan lockdown.

"Saya sudah mendengar ada di MKD, di Komisi I sudah, bahkan di lingkungan ruang kerja pimpinan di lantai 4 sudah sejak minggu lalu sampai seminggu ke depan akan dievaluasi. Artinya sedang dilakukan lockdown juga," ujar Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trimedya Panjaitan Sarankan Komisi III DPR Lockdown, Susul Alat Kelengkapan Dewan Lain yang Lebih Dulu

Trimedya Panjaitan Sarankan Komisi III DPR Lockdown, Susul Alat Kelengkapan Dewan Lain yang Lebih Dulu

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 13:17 WIB

Sembilan Anggota DPR dan 80 Pegawai Serta Tenaga Ahli Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Omicron?

Sembilan Anggota DPR dan 80 Pegawai Serta Tenaga Ahli Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Omicron?

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:44 WIB

Anggota DPR Minta Pemda Ikuti Perintah Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen: Tak Perlu Bersilat Lidah dan Jangan Ngeyel!

Anggota DPR Minta Pemda Ikuti Perintah Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen: Tak Perlu Bersilat Lidah dan Jangan Ngeyel!

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:49 WIB

Menteri Nadiem Sudah Diingatkan Tapi Malah Dilempar ke Pemda, Ujungnya DPR Minta Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen

Menteri Nadiem Sudah Diingatkan Tapi Malah Dilempar ke Pemda, Ujungnya DPR Minta Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:42 WIB

Terkini

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×